Dampak perilaku bullying bagi remaja dapat dikelompok menjadi 2
kelompok, yaitu:
a. Dampak bagi korban bullying
Perilaku bullying yang diterima oleh korban akan memberikan
dampak baik secara fisik maupun psikologis (Wolke & Lereya, 2015).
Remaja yang menjadi korban bullying akan mengalami masalah
psikologi seperti depresi berkepanjangan, stress, merasa terasingkan,
merasa terintimidasi, menurunya rasa percaya diri, hingga rasa ingin
bunuh diri (Fujikawa et al., 2016). Selain itu, Wang et al. (2012)
menjelaskan bahwa korban bullying lebih berisiko mengalami gangguan
konstenrasi belajar yang menyebabkan menurunnya prestasi akademik.
Korban bullying juga berisiko lebih tinggi mengalami masalah
psikosomatik seperti gangguan tidur, nafsu makan menurun, merasa
ketakutan sepanjang waktu, dan sakit kepala (Perlus et al., 2012). Selain
mengalami masalah psikomatik, korban bullying yang mendapat
kekerasan fisik akan mengalami trauma yang dapat menganggu proses
pertumbuhan dan perkembangan (Lodge, 2014).
