Kualitas Produk


Kualitas Produk adalah satu dari alat positioning pemasaran yang diunggulkan. Kualitas
produk memiliki dampak langsung pada produk dan jasa serta yang paling dekat dan terhubung
dengan nilai pelanggan dan kepuasan (Kotler dan Amstrong, 2011 : 242).
Menurut Owusu ( 2013 : 183 ) bahwa kualitas produk merupakan salah satu faktor
yang paling penting bagi para konsumen untuk pemilihan terhadap suatu merek terutama di
lingkungan pasar dimana tingkat kompetisi intens dan persaingan harga. Oleh karena itu,
sangat sulit untuk memenuhi harapan para konsumen pada kualitas produk karena pemahaman
mereka berbeda-beda dan tidak konsisten.
Kemampuan suatu produk guna untuk melaksanakan fungsi – fungsinya yang meliputi
daya tahan keandalan, ketepatan kemudahan operasi dan perbaikan, serta atribut bernilai. Dan
untuk meningkatkan kualitas produk tersebut maka perusahaan dapat menerapkan program ,
program tersebut adalah Total Quality Manajemen (TQM). Selain mengurangi kerusakan
produk tujuan pokok kualitas total yaitu untuk meningkatkan nilai pelanggan.
Adapun indikator-indikator yang digunakan untuk mengukur kualitas produk menurut Owusu
(2013 : 184) dalam penelitiannya ada delapan aspek indikator diantaranya adalah:
a. Performance, meliputi karakteristik operasi dari suatu produk.
b. Fitur produk (feature) yaitu karakteristik atau ciri-ciri tambahan yang melengkapi
manfaat dasar suatu produk.
c. Kesesuaian dengan sertifikasi (conformance to specification) kesesuaian kinerja produk
dengan standar yang dinyatakan suatu produk.
d. Keandalan (reliability), peluang suatu produk bebas dari kegagalan saat menjalankan
fungsinya.
e. Daya tahan (durability), menggambarkan umur ekonomis suatu produk.
f. Kemampuan diperbaiki (servicebility) kualitas produk ditentukan atas dasar
kemampuan suatu produk diperbaiki.