Menurut Noe (2022), pelatihan dan pengembangan karyawan memiliki peran penting dalam meningkatkan
keterampilan dan pengetahuan karyawan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja mereka. Selain itu, keterlibatan
karyawan juga menjadi faktor yang memengaruhi kinerja mereka. Seperti yang diungkapkan oleh Macey & Schneider (2022),
keterlibatan karyawan adalah tingkat keterikatan atau kepedulian karyawan terhadap pekerjaan dan organisasi tempat mereka
bekerja. Karyawan yang merasa terlibat dengan organisasi cenderung menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan
karyawan yang tidak merasa terlibat..
Berdasarkan penelitian oleh Pratama & Sukarno (2021), melalui penilaian kinerja, karyawan merasa diakui dan
kontribusi mereka dihargai, yang akhirnya mendorong mereka untuk meningkatkan kinerja mereka. Bilgah (2018:2014)
menyatakan bahwa penilaian kinerja adalah suatu proses yang digunakan perusahaan untuk mengevaluasi kinerja karyawan,
memberikan manfaat yang signifikan bagi karyawan, manajer, SDM, dan perusahaan. Penilaian kinerja juga berfungsi sebagai
alat motivasi bagi karyawan melalui komunikasi, yang bertujuan mencapai efisiensi maksimal.
Menurut Sukamto et al., (2021), sistem penilaian kinerja karyawan adalah hal yang penting untuk diterapkan dalam
perusahaan atau organisasi guna mengevaluasi perkembangan perusahaan. Evaluasi kinerja karyawan mencakup kriteria-kriteria
yang ditetapkan oleh perusahaan, seperti kedisiplinan, sikap, dan lainnya. Penilaian kinerja karyawan merupakan kegiatan yang
bertujuan untuk memahami bagaimana kinerja karyawan berlangsung di dalam perusahaan. Melalui penilaian kinerja, perusahaan
dapat mengambil tindakan seperti memberikan peringatan, pelatihan, kenaikan gaji, promosi, dan sebagainya. Organisasi
memiliki berbagai metode yang dapat digunakan untuk merencanakan, menilai, dan mengevaluasi kinerja karyawan.
Pertumbuhan organisasi sangat tergantung pada efektivitas penilaian kinerja ini. penilaian kinerja (Ayah, 2019). Penilaian kinerja
memberikan informasi yang akurat tentang perilaku dan kinerja karyawan. Penilaian kinerja adalah evaluasi berkala terhadap
kinerja organisasi, bagian-bagiannya, dan personel berdasarkan visi, tujuan, dan standarnya. Manajemen kinerja membutuhkan
sistem evaluasi kinerja yang baik untuk mengukur output perusahaan.
