Budaya organisasi didefinisikan sebagai “nilai-nilai yang menjadi
pegangan sumber daya manusia dalam menjalankan kewajibannya dan juga
perilakunya didalam organisasi.” Nilai-nilai inilah yang akan memberi jawaban
apakah suatu tindakan benar atau salah dan apakah suatu perilaku dianjurkan atau
tidak. Menurut Fahmi (2017:117) “Budaya organisasi merupakan hasil proses
melebur gaya budaya dan perilaku tiap individu yang dibawa sebelumnya ke
dalam sebuah norma-norma dan filosofi yang baru, yang memiliki energi serta
kebanggaan kelompok dalam menghadapi sesuatu dan tujuan tertentu”. Menurut
Torang (2014:106) “Budaya organisasi dapat juga dikatakan sebagai kebiasaan
yang terus berulang-ulang dan menjadi nilai dan gaya hidup oleh sekelompok
individu dalam organisasi yang diikuti oleh individu berikutnya.”
Sementara itu menurut Effendy (2015:8) “Budaya organisasi didefenisikan
sebagai norma, nilai-nilai, asumsi, kepercayaan, filsafat, kebiasaan organisasi, dan
sebagainya yang dikembangkan dalam waktu yang lama oleh pendiri, pemimpin,
dan anggota organsasi yang disosialisasikan dan diajarkan kepada anggota baru
serta diterapkan dalam aktivitas organisasi dalam memproduksi produk, melayani
para konsumen, dan mencapai tujuan organisasi.”
