Penilaian Kinerja dalam Sutrisno (2010:179) untuk mengetahui kinerja karyawan
diperlukan kegiatan-kegiatan khusus. Ada enam kinerja primer yang dapat digunakan
untuk mengukur kinerja, yaitu:
a. Quality. Merupakan sejauh mana proses atau hasil pelaksanaan kegiatan
mendekati kesempurnaan yang diharapkan.
b. Quantity. Merupakan jumlah yang dihasilkan
c. Timeliness. Merupakan sejauh mana suatu kegiatan diselesaikan pada waktu
yang dikehendaki, dengan memperhatikan output lain serta waktu yang
tersedia untuk orang lain.
d. Cost effectivness. Merupakan tingkat sejauh mana penggunaan sumber daya
organisasi dimaksimalkan untuk mencapai hasi tertinggi atau pengurangan
kerugian dari setiap unit penggunaan sumber daya.
e. Need for supervision. Merupakan tingkat sejauh mana soorang pekerja dapat
melaksanakan suatu fungsi pekerjaan tanpa memerlukan pengawasan seorang
supervisor untuk mencegah tindakan yang kurang diinginkan.
f. Interpersonal impact. Merupakan tingkat sejauh mana pegawai memelihara
harga diri, nama baik, dan kerja sama diantara rekan kerja dan bawahan.
