Berdasarkan pengertian kualitas informasi akuntansi, sistem informasi
akuntansi diperlukan manajemen dalam pengambilan keputusan manajemen.
Tujuan sistem informasi akuntansi menyajikan informasi yang berguna bagi pihak
internal dan eksternal.
Tujuan sistem informasi akuntansi menurut Mulyadi (2008:19)
mengemukakan bahwa:
- Menyediakan informasi bagi pengelola kegiatan usaha baru.
- Memperbaiki informasi yang dihasilkan ileh suatu sistem yang sudah ada,
baik mengenai mutu, ketepatan penggajian maupun struktur informasinya. - Memperbaiki pengendalian akuntansi dan pengecekan internal, yaitu untuk
memperbaiki tingkat keandalan (reliability) informasi akuntansi dan juga
untuk menyediakan catatan lengkap mengenai pertanggungjawaban dan
perlindungan terhadap kekayaan perusahaan. - Mengurangi biaya klerikal dalam pemeliharaan catatan akuntansi.
Terdapat tiga tujuan utama sistem informasi akuntansi menurut Wilkinson
yang dikutip dari buku Jogiyanto (2005:227) adalah sebagai berikut: - Untuk mendukung operasi sehari-hari (to support the day-to-day
operation). - Mendukung pengambilan keputusan manajemen (to support decision
making by internal decision makers). - Untuk memenuhi kewajiban yang berhubungan dengan
Pertanggungjawaban (to fulfill obligations relating to stewardship).
