Menurut Damanik & Evo (2021) secara etimologi, kinerja berasal dari kata
prestasi kerja (performance) dalam sebuah perusahaan pemimpin akan melihat
kesungguhan karyawan tersebut bekerja melalui hasil kerjanya, kinerja
karyawan menentukan hasil dari tujuan perusahaan tersebut. Kinerja dibedakan
menjadi dua, yaitu kinerja individu dan kinerja organisasi, kinerja individu
adalah hasil kerja karyawan itu sendiri baik dari segi kualitas maupun kuantitas
berdasarkan standar kerja yang ditentukan, sedangkan kinerja organisasi adalah
gabungan dari kinerja individu dengan kinerja kelompok.
Menurut (Nawa et al., 2017) kinerja adalah hasil pekerjaan yang dicapai
karyawan berdasarkan persyaratan-persyaratan pekerjaan.
(Nugroho, 2021) menyebutkan bahwa kinerja karyawan berarti sebuah
perilaku atau tindakan yang relavan dengan tujuan organisasi.
