Pendekatan. Pengendalian. Kualitas.


Guna melaksanakan pengendalian kualitas maka sebuah industri perlu
menetapkan dengan apa pengendalian kaliatas harus diterapkan. Pendekatan
Pengendalian Kualitas ini sangat berpengaruh terhadap baik buruknya kualitas
dari produk perusahaan tersebut. Hal-hal yang dapat mempengaruhi
pengendalian kualitas, seperti hal-hal yang memiliki pengaruh berbeda terhadap
bahan baku, tenaga kerja, mesin dan peralatan produksi. Agar pengendalian
kualitas yang dilakukan tepat sasaran dan dapat meminimalisir biaya yang
dikeluarkan perusahaan, maka perlu pendekatan yang tepat untuk perusahaan
menurut (Muhaemin et al., 2012).

  1. Pendekatan Bahan Baku
    Beberapa perusahaan berpendapat bahwa bahan baku yang baik sangat
    penting untuk hasil akhir suatu produk. Manajemen perusahaan harus
    melakukan pendekatan bahan baku agar kualitas terjaga dengan baik, dengan
    sebagai berikut:
    a. Seleksi pemasok (sumber yang menyediakan bahan baku)
    Dengan melakukan seleksi pengalaman perusahaan saat melakukan
    kerjasama dengan perusahaan yang dulu. Pemesanan pertama dari
    pemasok akan dijadikan evaluasi apakah bahan baku tersebut berkualitas
    baik atau tidak, yaitu bisa dengan memberi beberapa pertanyaan.
    b. Pemeriksaan dokumen pembelian
    Pemeriksaan dokumen pembeli akan mempermudah perusahaan untuk
    menjadikan referensi ketika akan melakukan pembelian antara penjual dan
    pembeli. Dokumen yang dibuat harus akurat dan juga teliti, hal ini
    berkaitan dengan tingkat bunga, tingkat kualitas, waktu pengiriman bahan
    baku, dan kemampuan pemasok untuk memasok bahan baku sesuai dengan
    spesifikasi perusahaan.
    c. Pemeriksaan Penerimaan Bahan
    Jika dokumen pembelian sudah lengkap, Anda dapat melakukan
    pemeriksaan penerimaan material berdasarkan yang telah tercantum pada
    dokumen. Ini melibatkan proses pengecekan bahan utama di gudang
    perusahaan. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  2. Rencana Inspeksi
  3. Pemeriksaan Dasar
  4. Inspeksi Bahan Sampel
  5. Catatan Pengujian
  6. Penjaga Di Gudang.
  7. Pendekatan .Proses. Produksi
    Dalam suatu industri meskipun sudah menggunakan bahan baku yang baik
    tetap harus diselenggarakan proses produksi yang baik pula agar mendapatkan
    hasil akhir yang maksimal. Akan lebih baik jika pengendalian kualitas
    perusahaan menggunakan pendekatan proses produksi yang sesuai dengan
    perusahaan. Secara umum terbagi menjadi tiga tahapan:
    a. Tahap .persiapan
    Langkah pertama dalam thap persiapan adalah untuk menyiapkan semua
    yang berkaitan tentang pelaksanaan pengendalian dimana hal ini dibagi
    menjadi 2 yaitu:
  8. Kapan pemeriksaan akan dilakukan?
  9. Berapa banyak inspeksi yang dilakukan selama produksi?
    Langkah persiapan inilah semua itu akan ditentukan.
    b. Tahap pengendalian proses
    Pada tahap ini yang harus dilakukan adalah bekerja keras untuk mencegah
    terjadinya masalah sehingga tidak terjadi masalah yang akan menurunkan
    kualitas barang. Jika ada masalah dalam tahap produksi, maka harus
    diperbaiki untuk menghindari biaya yang lebih tinggi atau keluarnya
    produk sebagai produk di bawah standar.
    c. Tahap .pemeriksaan .akhir
    Tahap ini merupakan tahap pemeriksaan akhir sebelum produk jadi masuk
    ke gudang atau langsung masuk ke distributor untuk didistribusikan
    langsung ke konsumen.
  10. Pendekatan Produk Akhir
    Pendekatan produk akhir adalah upaya untuk menjaga kualitas produk
    sebelum sampai ke konsumen. Metode ini menjelaskan langkah-langkah yang
    diperlukan untuk memelihara produk sesuai standar kualitas yang diinginkan
    perusahaan. Kualitas produk akhir dapat dikontrol dengan memeriksa semua
    produk jadi sebelum mengirimkannya ke distributor atau konsumen. Pada
    tahap akhir pengawasan, perusahaan akan mengetahui produk mana yang
    merupakan produk bagus atau produk mana yang lebih cepat rusak. Hal ini
    memungkinkan adanya pemisahan antara kedua produk tersebut sehingga
    produk yang gagal dapat dipisahkan dan tidak terlibat dalam pengiriman
    barang