Menurut Heizer & Render (2013), pengendalian kualitas secara statistik
dengan menggunakan SPC menggunakan alat statistik utama yang dapat
digunakan sebagai alat bantu untuk mengendalikan kualitas, yaitu :
a. Control Chart (peta kendali)
Peta kendali adalah suatu alat yang secara grafis digunakan untuk
memonitor dan mengevaluasi apakah suatu aktivitas/proses berada dalam
pengendalian kualitas secara statistikaatau tidak sehingga memecahkan
masalah dan menghasilkan perbaikan kualitas. Peta kendali menunjukan
adanya perubahan data dari waktu ke waktu, tetapi tidak menunjukan
penyebab penyimpangan meskipun penyimpangan itu akan terlihat pada peta
kendali.
Manfaat dari peta kendali adalah :
1) Memberikan informasi suatu proses produksi masih berada di dalam
batas-batas kendali kualitas atau tidak terkendali.
2) Memantau proses produksi secara terus-menerus agar tetap stabil.
3) Menentukan kemampuan proses (capability process).
4) Mengevaluasi performance pelaksanaan dan kebijaksanaan pelaksanaan
proses produksi.
5) Membantu menentukan kriteria batas penerimaan kualitas produk
sebelum dipasarkan.
Peta kendali digunakan untuk membantu mendeteksi adanya penyimpangan
dengan cara menetapkan batas-batas kendali yaitu :
1) Upper control limit / batas kendali atas (UCL).
Merupakan garis batas untuk suatu penyimpangan yang masih diijinkan.
2) Centre Line / garis pusat atau garis tengah (CL).
Merupakan garis yang melambangkan tidak adanya penyimpangan dari
karakteristik sampel.
3) Lower control line / batas kendali bawah ( LCL).
Merupakan garis batas untuk suatu penyimpangan dan karakteristik
sampel.
b. Diagram Pareto(Pareto Diagram)
Diagram Pareto pertama kali dibuat berdasarkan karya Pareto dan
dipopulerkan oleh Juran dengan menyatakan 80% permasalahan perusahaan
merupakan hasil dari penyebab yang 20% saja. Diagram Pareto adalah grafik
belok dan grafik baris yang menggambarkan perbandingan masing-masing
jenis data terhadap keseluruhan, dengan memakai diagram Pareto, dapat
terlihat masalah mana yang dominan sehingga dapat mengetahui prioritas
penyelesaian masalah. Fungsi diagram Pareto adalah untuk mengidentifikasi
atau menyeleksi masalah utama untuk peningkatan kualitas dari yang paling
besar ke yang paling kecil.
Kegunaan diagram pareto adalah :
1) Menunjukan masalah utama.
2) Menyatakan perbandingan masing-masing persoalan terhadap
keseluruhan.
3) Menunjukan tingkat perbaikan setelah tindakan perbaikan pada daerah
yang terbatas.
4) Menunjukan perbandingan masing-masing persoalan sebelum dan
setelah perbaikan.
