Pengertian Manajemen Operational


Berdasarkan buku Operation Management Stevenson (2011:4)
Operation adalah bagian dari organisasi bisnis yang bertugas untuk
memproduksi barang atau jasa. Barang merupakan peralatan fisik yang
mencakup bahan mentah, parts, subassemblies seperti motherboards
yang merupakan bagian dari komputer, dan produk akhir seperi
telephon genggam. Sedangkan jasa adalah aktifitas yang memberikan
kombinasi nilai dari waktu, lokasi dan nilai psikologis. Sedangkan
manajemen operasi adalah sistim atau proses manajemen yang
menciptakan barang atau memberikan jasa. Pendapat lain dari Richard
L Daft(2012: ) manajemen operasi adalah bidang manajemen yang
mengkhususkan pada produksi barang atau jasa, dengan menggunakan
alat-alat dan teknik-teknik khusus untuk memecahkan masalah masalah
produksi.
Suatu organisasi bisnis membutuhkan 3 fungsi dasar untuk
berjalan yaitu keuangan, pemasaran, operasi, seperti yang diketahui dari
pernyataan sebelumnya operasional berfungsi untuk memproduksi
sebuah produk bisa berupa jasa atau barang, namun tetap membutuhkan
bantuan dari fungsi organisasi lain seperti fungsi keuangan untuk
pendanaan dan analisa investasi, atau pemasaraan untuk menilai
kebutuhan dari pelanggan.Hal ini dijelaskan oleh Heizer & Render
(2011: ) Tujuan dan fungsi dari pengaplikasian ilmu Manajemen
Operasi yaitu adalah:
1) Pemasaran yang menghasilkan permintaan, paling tidak, menerima
pemesanan untuk sebuah barang dan jasa (tidak akan ada aktivitas
jika tidak ada penjualan)
2) Produksi/operasi yang menghasilkan produk
3) Keuangan atau akuntansi yang mengawasi sehat tidaknya sebuah
organisasi, membayar tagihan, dan mengumpulkan uang