Gibson dalam Suryani, (2021: 32) menyebutkan faktor-faktor yang
memengaruhi beban kerja sebagai berikut.
Time pressure (tekanan waktu)
Adanya deadline atau tenggat waktu memang bisa meningkatkan motivasi
dan menghasilkan hasil kerja yang tinggi, namun tekanan waktu juga bisa
menjadi beban kerja yang terlalu banyak, sehingga bisa menimbulkan banyak
kesalahan dan penurunan kesehatan seseorang.
- Jadwal kerja atau jam kerja
waktu yang digunakan untuk bekerja memengaruhi pengalaman tuntutan
pekerjaan yang merupakan salah satu faktor penyebab stres di lingkungan
kerja. Jadwal kerja yang padat dan terus menerus tanpa istirahat atau hari
libur dapat memengaruhi kesehatan tubuh. - Role ambiguity dan role conflict
Ambiguitas peran atau role ambiguity dan role conflict atau konflik peran
dapat memengaruhi persepsi seseorang terhadap beban kerjanya. - Kebisingan
Kebisingan dapat memengaruhi kesehatan dan kemampuan kerja para
pekerja, antara lain: pegawai yang kondisi kerjanya sangat bising dapat
memengaruhi efisiensi kerja dalam pelaksanaan tugas pekerjaan sedemikian
rupa sehingga dapat mengganggu konsentrasi dan secara tidak langsung
pelaksanaan tugas pekerjaan dan tentunya menambah beban kerja. - Information overload
Jumlah data yang masuk dan diterima pekerja secara bersamaan dapat
menciptakan beban kerja yang terus meningkat. Penggunaan teknologi dan
penggunaan ruang kerja yang terintegrasi membutuhkan adaptasi khusus dari
karyawan. Semakin kompleks nya informasi yang diperoleh, jika ditangani
secara tidak tepat, dapat memengaruhi pembelajaran karyawan sehingga
memengaruhi kesehatan karyawan. - Temperature extremes atau heat overload
Seperti kebisingan, kondisi kerja yang berbahaya, seperti suhu udara dalam
ruangan yang tinggi, juga memengaruhi kesehatan. Hal ini bisa terjadi jika
kondisinya berlangsung lama dan tidak ada peralatan untuk mengobatinya, - Repetitive actions
Sejumlah besar tugas pekerjaan yang memerlukan gerakan fisik berulang,
seperti pekerja yang menggunakan komputer dan menghabiskan sebagian
besar waktunya untuk mengetik, atau pekerja lini perakitan yang harus
bekerja dengan mesin yang melakukan operasi yang sama setiap saat, atau di
mana gerakan diulang. banyak, menyebabkan kebosanan, perasaan monoton
pada akhirnya dapat menyebabkan gangguan perhatian dan kemungkinan
bahaya jika karyawan tidak bertindak dengan benar dalam keadaan darurat.
Tanggung Jawab
Tanggung jawab apa pun bisa menjadi beban bagi sebagian orang. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab kepada orang menciptakan
tekanan terkait pekerjaan. Sebaliknya, semakin besar tanggung jawab,
semakin tinggi beban kerja
