Menurut Oliver (1999) dalam Taghi Pourian (2015) indikator Brand
Loyalty, yaitu
- Cognitive Loyalty, kualitas produk dapat mempengaruhi preferensi
konsumen, termasuk biaya produk dan pengetahuan tentang produk. - Affective Loyalty, Tingkatan emosional yang kuat terhadap merek, kepuasan
dan kesenangan pelanggan terhadap produk dari merek yang sama,
menyampaikan reaksi emosional yang dapat menjadi postif atau negative. - Conative Loyalty, Tingkat komitmen dan niat konsumen untuk bertindak
secara aktif dan terus menurus terhadap merek, dukungan aktif terhadap
merek.
30 - Behavior Loyalty, Pola perilaku konsumen yang menunjukan kesetiaan
pada merek, seberapa rutin konsumen membeli produk dari merek tertentu
