Definisi Employee Engagement


Employee engagement merupakan hubungan emosional dan intelektual yang
tinggi yang dimiliki oleh karyawan terhadap pekerjaannya, organisasi, manajer,
atau rekan kerja yang memberikan pengaruh untuk menambah discretionary
effort dalam pekerjaannya (Gibbons dalam Hughes 2008).
Employee engagement merupakan sikap positif yang ditunjukkan karyawan
terhadap organisasi dan nilai perusahaan. Seorang karyawan yang terikat
(employee engaged) memiliki kesadaran terhadap bisnis, dan bekerja dengan
rekan kerja untuk meningkatkan kinerja dalam pekerjaan untuk keuntungan
organisasi (Robinson et al. dalam Robertson dan Cooper,2010).
Employee engagement merupakan salah satu cara untuk membuat karyawan
memiliki loyalitas yang tinggi, seperti pendapat Macey dan Schneider yang
menyatakan bahwa employee engagement membuat karyawan memiliki loyalitas
yang lebih tinggi sehingga mengurangi keinginan untuk meninggalkan
perusahaan secara sukarela (Nabilah & Jafar, 2014:1).
Employee engagement sendiri merupakan keadaan psikologis dimana
karyawan merasa berkepentingan dalam keberhasilan perusahaan dan termotivasi
untuk meningkatkan kinerja ke tingkat yang melebihi job requirement yang
diminta dan employee engagement dianggap sebagai sesuatu yang dapat
memberikan perubahan pada individu, tim, dan perusahaan (Nabilah &
Jafar,2014:1).
Employee engagement dapat dilihat sebagai suatu kekuatan yang dapat
memberikan motivasi bagi karyawan untuk meningkatkan kinerja pada tingkat
yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Kekuatan tersebut dapat berupa
komitmen, baik bagi perusahaan maupun pada pekerjaannya, dan juga berupa
rasa memiliki terhadap pekerjaan, perasaan bangga, usaha yang lebih dari
biasanya, dan semangat dalam menyelesaikan pekerjaan (Wellins & Concelman
dalan Endres & Smoak,2008).
Employee engagement membawa karyawan pada suatu keadaan pemenuhan
diri yang positif, sehingga menumbuhkan rasa memiliki dan pada akhirnya
karyawan akan merasa sulit untuk melepaskan diri dengan pekerjaan (Right
Management,2009 ; Schaufeli, Salanova, Gonzalez, & Bakker dalam Field &
Buitendach, 2011).