Indikator Kinerja Karyawan



Adapun indkator kinerja karyawan menurut Mathis dan Jackson dalam
kutipan Arsiyanto (2013) adalah sebagai berikut ini:

  1. Kuantitas
    Kuantitas merupakan jumlah yang dihasilkan dinyatakan dalam istilah
    seperti jumlah unit, jumlah siklus aktivitas yang diselesaikan Kuantitas
    yang diukur dari persepsi pegawai terhadap jumlah aktivitas yang
    ditugaskan beserta hasilnya.
  2. Kualitas
    Kualitas adalah ketaatan dalam prosedur, disiplin, dedikasi. Tingkat
    dimana hasil aktivitas yang dikehendaki mendekati sempurna dalam arti
    menyesuaikan beberapa cara ideal dari penampilan aktivitas, maupun
    memenuhi tujuan-tujuan yang diharapkan dari suatu aktivitas. Kualitas
    kerja diukur dari persepsi pegawai terhadap kualitas pekerjaan yang
    dihasilkan serta kesempurnaan tugas terhadap ketrampilan dan
    kemampuan pegawai.
  3. Keandalan
    Keandalan adalah kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang
    disyaratkan dengan supervisi minimum. Menurut Zeithaml & Berry
    dalam Sudarmanto (2009) kehandalan yakni mencakup konsistensi
    kinerja dan kehandalan dalam pelayanan; akurat, benar dan tepat.
  4. Kehadiran
    Kehadiran adalah keyakinan akan masuk kerja setiap hari dan sesuai
    dengan jam kerja.
  5. Kemampuan bekerja sama
    Kemampuan bekerja sama adalah kemampuan seorang tenaga kerja
    untuk bekerja bersama dengan orang lain dalam menyelesaikan suatu
    tugas dan pekerjaan yang telah ditetapkan sehingga mencapai daya guna
    dan hasil guna yang sebesar–besarnya