Setiap pemimpin memiliki karakteristik tersendiri dalam mengelola
perusahaannya, yang meliputi berbagai jenis seperti yaitu gaya kepemimpinan
demokratis, gaya otokratis, gaya kepemimpinan afiliasi, gaya kepemimpinan laissez-
faire, gaya kepemimpinan transformasional, gaya transaksional, dan gaya
kepemimpinan situasional (Angkiat, 2022).
Gaya kepemimpinan yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah gaya
kepemimpinan situasional. Seperti yang dijelaskan oleh Syaiful (2020), gaya
kepemimpinan situasional adalah gaya kepemimpinan yang turut menentukan tingkat
kematangan individu atau kelompok yang terpengaruh dan harus diperhatikan untuk
menentukan gaya kepemimpinan yang tepat, karena gaya kepemimpinan dapat
berubah-ubah tergantung situasi.
Sementara itu, gaya kepemimpinan situasional yaitu seorang pemimpin yang
dapat dikatakan sukses tidak dapat menerapkan satu gaya kepemimpinan pada setiap
situasi, seorang pemimpin yang dapat dikatakan sukses harus dapat menerapkan gaya
kepemimpinan yang lain satu sama lain tergantung situasi. (Hedrat, 2021).
