Menurut Guevremont et al (2018), ada 4 indikator pengukuran brand
authenticity yakni sebagai berikut:
- Kontinuitas
Kontinuitas sangat erat kaitannya dengan daya tahan suatu merek dan kapasitasnya
untuk berkembang seiring dengan tren terkini. - Kredibilitas
Kredibilitas berhubungan dengan kemampuan yang menyangkut head (otak) yaitu
kemampuan olah pikir yang mencakup salah satunya yaitu kompetensi. Dalam hal
ini berupa kompetensi suatu merek yang berpusat untuk menepati atau
merealisasikan janji-janjinya kepada konsumen. - Integritas
Integritas berhubungan dengan kemampuan yang menyangkut hati (Nurani) yaitu
kemampuan olah nurani yang mencakup salah satunya yaitu ketulusan. Hal ini
mencerminkan tujuan dan nilai-nilai merek yang ingin dikomunikasikan kepada
konsumen dengan kemampuan memproyeksikan otoritas dan ketulusan dari suatu
merek yang disertai tanggung jawabnya sendiri. - Simbolisme
Persepsi terhadap kualitas simbolik atau simbolisme suatu merek yang dirasakan
konsumen hingga mereka memilih untuk menggunakannya dan mengungkapkan
identitas mereka
