Menurut Richard M Steers (1995:3-5) efektivitas digolongkan dalam 3 (tiga)
model, yaitu:
1) Model optimasi tujuan, penggunaan model optimasi bertujuan
terhadap efektivitas organisasi memungkinkan diakuinya bahwa
organisasi yang berbeda mengejar tujuan yang berbeda pula.
Dengan demikian nilai keberhasilan atau kegagalan relatif dari
organisasi tertentu harus ditentukan dengan membandingkan hasil-
hasil dengan tujuan organisasi.
2) Prespektif sistem, memusatkan perhatiannya pada hubungan antara
komponen-komponen baik yang berbeda didalam maupun yang
berada diluar organisasi. Sementara komponen ini secara bersama-
sama mempengaruhi keberhasilan atau keberhasilan organisasi. Jadi
model ini memusatkan perhatiannya pada hubungan sosial
organisasi lingkungan.
3) Tekanan pada perilaku, dalam model ini, efektivitas organisasi
dilihat dari hubungan antara apa yang diinginkan organisasi. Jika
keduanya relatif homogen, kemungkinan untuk meningkatkan
prestasi keseluruhan organisasi sangat besar
