Gaya Kepemimpinan


Beberapa gaya kepemimpinan dalam sebuah organisasi yaitu sebagai
berikut :
a. Transformasional
Kepemimpinan transformasional (transformational leadership)
berdasarkan prinsip pengembangan bawahan (follower development).
gaya kepemimpinan transformasional mampu menyatukan seluruh
bawahannya dan mampu mengubah keyakinan (beliefs), sikap, dan
tujuan pribadi masing-masing bawahan demi mencapai tujuan, bahkan
melampaui tujuan yang ditetapkan oleh organisasi. Dimensi gaya
kepemimpinan transformasional meliputi karisma / pengaruh ideal,
motivasi inspirasi, pengembangan intelektual, dan perhatian pribadi.
Seorang pemimpin transformasional akan mengevaluasi kemampuan dan
potensi masing-masing bawahan untuk menjalankan suatu tugas atau
pekerjaan, sekaligus melihat kemungkinan untuk memperluas tanggung
jawab dan kewenangan bawahan di masa yang akan dating (Arif et al.,
2024).
b. Transaksional
Kepemimpinan transaksional mendasarkan diri pada prinsip pertukaran.
Gaya kepemimpinan transaksional akan menciptakan hubungan
mutualisme dan kontribusi kedua belah pihak akan memperoleh imbalan
(reward). Praktik gaya kepemimpinan transaksional sangat banyak
ditemui dalam kehidupan sehari-hari, sehingga berkembang menjadi
suatu paradigma praktek kepemimpinan dalam organisasi. Dimensi gaya
kepemimpinan transaksional meliputi contingent reward dan
management by exception. Seorang pemimpin transaksional akan
memusatkan pada pencapaian tujuan atau sasaran, namun tidak berupaya
mengembangkan tanggung jawab, wewenang dan kemajuan bawahan
(Arif et al., 2024).
c. Bebas tindak atau Laissez Faire
Gaya kepemimpinan ini dicirakan dengan bawahan yang memutuskan
aktivitasnya sendiri di bawah kepemimpinan atasan tanpa pengawasan
atau koordinasi. Pekerjaan dinilai oleh bawahan dengan caranya masing-
masing. Pemimpin hanya sebagai sumber informasi dan minim kontrol
Gaya kepemimpinan ini menggambarkan bawahan diberikan kebebasan
dan wewenang untuk menetapkan tujuan mereka sendiri, dengan sedikit
atau tanpa arahan dari pemimpin (Otieno & Njoroge, 2019)