Facet Gratitude


McCullough et al. (2002) menjelaskan bahwa gratitude terdiri dari empat
facet. Istilah facet yang digunakan McCullough et al. (2002) merupakan kesatuan
yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain. Berikut adalah facet gratitude
yang dimiliki seseorang dalam mengungkapkan rasa syukurnya:

  1. Intensitas (Intensity)
    Seberapa besar rasa syukur atau gratitude individu ketika mengalami
    peristiwa positif dalam hidupnya. Individu yang mengalami peristiwa
    positif diharapkan lebih dapat mengekspresikan rasa syukurnya.
  2. Frekuensi (Frequency)
    Seberapa sering atau banyaknya gratitude yang dialami oleh individu dalam
    jangka waktu tertentu. Ungkapan syukur diekspresikan sebagai bentuk
    terima kasih atas hal yang diterimanya.
  3. Jangka (Span)
    Seberapa banyak individu menunjukkan rasa syukurnya, seperti kondisi
    kehidupannya (bersyukur atas keluarga, pekerjaan dan kesehatan yang
    dimiliki). Individu yang cenderung kurang bersyukur memiliki sedikit rasa
    syukur terhadap aspek kehidupan mereka.
  4. Densitas (Density)
    Merujuk pada seberapa banyak rasa syukur yang dimiliki untuk orang
    disekitar (seperti keluarga, teman, dan lain-lain yang dimiliki) atas sebuah
    manfaat positif yang diterimanya