Pengertian Kepemimpinan


Menurut (Mulyadi dan Rivai, 2009) pemimpin dalam suatu organisasi
dalam memberikan pengaruh kepada bawahannya lebih bersifat formal, yaitu
berdasarkan posisi yang dimiliki pemimpin dalam organisasi. Dengan demikian
pemimpin dalam suatu organisasi sangat ditentukan oleh statusnya, yakni sebagai
pimpinan formal. Pimpinan formal sendiri adalah seseorang yang ditunjuk sebagai
pemimpin, atas dasar keputusan dan pengangkatan resmi untuk memangku
jabatan dalam struktur organisasi, dengan segala hak dan kewajiban yang melekat
berkaitan dengan posisinya
Berdasarkan pendapat (Soekarso, et al, 2010), kepemimpinan
(leadership) merupakan proses pengaruh sosial, yaitu suatu kehidupan yang
memengaruhi kehidupan lain, kekuatan yang memengaruhi prilaku orang lain
kearah pencapain tujuan tertentu. Sedangkan berdasarkan Fiedler (Masmuh, 2010)
kepemimpinan didefinisikan sebagai kemampuan memberikan pengarahan dan
koordinasi kepada bawahan (anggota organisasi) dalam mencapai tujuan
organisasi serta kesediaan untuk menjadi penanggung jawab utama dari kegiatan
kelompok yang dipimpinnya.
Maka dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan adalah suatu perilaku
dengan tujuan tertentu untuk memengaruhi aktivitas para anggota kelompok
sehingga dapat mencapai tujuan bersama yang dirancang untuk memberikan
manfaat individu dan organisasi