Pengertian Disiplin Kerja


Disiplin kerja sangat berpengaruh pada kinerja karyawan karena membantu
karyawan mengikuti berbagai aturan dan standar untuk mencegah kesalahan yang akan
terjadi. Untuk menciptakan disiplin dalam sebuah perusahaan, tidak hanya diperlukan
tata tertib atau peraturan yang jelas, tetapi juga harus ada penjabaran tugas dan
wewenang yang jelas, prosedur, atau tata kerja yang mudah dipahami oleh setiap
pekerja.
Menurut Simamura dalam Khaeruman (2021:23) mengungkapkan bahwa
“Disiplin adalah prosedur yang mengoreksi atau menghukum bawahaan karena
melanggar peraturan atau prosedur”. Menurut Sastrodiwiryo dalam Khaeruman
(2021:23) “Disiplin kerja adalah sebagai suatu sikap menghormati, menghargai, patuh,
dan taat terhadap peraturan yang berlaku, baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis
serta sanggup menjalankannya dan menerima sanksi-sanksi apabila melanggar tugas
dan wewenang yang diberikan kepadanya” . Menurut Singodimedjo dalam S
Walianggen (2023:3) “kedisiplinan adalah sikap kesediaan dan kerelaan seseorang
untuk mematuhi dan menaati norma–norma peraturan yang berlaku disekitarnya.
Dari definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa apabila seseorang masuk kedalam
suatu organisasimaka orang tersebut harus menaati dan mengikuti aturan maupun
norma-norma yang berlaku dalam organisasi tersebut”.
Berdasarkan beberapa pengertian diatas penulis menyimpulkan bahwa disiplin
kerja merupakan suatu sikap, tingkah laku atau perbutan yang dilakukan karyawan
baik yang tertulis maupun tidak tertulis. Apabila karyawan melanggar yang menjadi
peraturan dalam organisasi atau perusahaan tersebut, maka karyawan akan
mendapatkan hukuman yang sesuai dengan tingkat kesalahannya