Faktor-faktor Keseimbangan Kehidupan Kerja


Dibawah ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi seorang individu
meraih keseimbangan kehidupan-kerja menurut Paulose dan Sudarsan (2014:5)
sebagai berikut :

  1. Gender
    Peran seorang individu berdasarkan gender adalah hal yang sering diterapkan
    dalam sistem pembagian tugas dilingkungan keluarga secara tradisional.
    Dengan demikian hal tersebut rentan mengalami konflik peran jika mereka
    terjundalam dunia kerja.
  2. Perencanaan kerja
    Perencanaan jam kerja yang fleksibel dan kebijakan – kebijakan kerja juga
    membantu pegawai untuk bisa menyeimbangkan perannya dalam pekerjaan
    dan perannya di luar pekerjaan.
  3. Dukungan
    Organisasi Seperti mendapat dukungan dari atasan atau rekan kerja
    memberikan pengaruh untuk seorang pegawai bisa menyeimbangkan
    kehidupan-kerja nya. Semakin tinggi dukungan yang diberikan dan didapatkan
    di tempat kerja semakin tinggi pula keseimbanga kehidupan-kerja pegawai.
  4. Dukungan Keluarga
    Hal ini begitu penting karena awal mula kehidupan seorang pegawai adalah
    berasal dari kehidupan keluarga terlebih dahulu. Dengan mendapatkan 17
    dukungan dari keluarga memberikan dampak energi positif untuk bekerja
    dengan baik hingga mencai Work-life Balance.
  5. Job Stress
    Ketidaknyamanan atau situasi tegang di lingkungan pekerjaan membuat
    pegawai cenderung tertekan dan mempengaruhi kehidupan baik pada
    pekerjaan maupun diluar pekerjaan