Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi penerapan GHRM meliputi:
- Kepemimpinan Pro-Lingkungan
Kepemimpinan yang memiliki komitmen kuat terhadap isu-isu lingkungan
sangat berpengaruh terhadap penerapan GHRM. Menurut Daily et al. (2019),
manajer puncak yang menunjukkan kesadaran lingkungan tinggi dan
menyadari pentingnya keberlanjutan akan mendorong kebijakan-kebijakan HR
yang mendukung inisiatif ramah lingkungan. GHRM sering kali lebih berhasil
diimplementasikan dalam organisasi di mana pemimpin perusahaan
menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian lingkungan. - Budaya Perusahaan yang Ramah Lingkungan
Budaya organisasi yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan berperan
besar dalam kesuksesan penerapan GHRM. Jabbour et al. (2019) menjelaskan
bahwa perusahaan dengan budaya yang kuat dalam hal tanggung jawab sosial
dan lingkungan memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk mengadopsi
praktik GHRM. Budaya yang positif terhadap keberlanjutan akan menciptakan
lingkungan kerja yang mendukung perilaku pro-lingkungan karyawan, seperti
penghematan energi, penggunaan ulang sumber daya, dan manajemen limbah
yang efektif. - Tekanan dari Pemangku Kepentingan
Tekanan dari pihak eksternal seperti konsumen, regulator, investor, dan
kelompok advokasi lingkungan dapat memaksa organisasi untuk mengadopsi
praktik ramah lingkungan, termasuk dalam manajemen sumber daya manusia.
Konsumen yang semakin sadar akan isu-isu keberlanjutan cenderung lebih
memilih perusahaan yang menunjukkan komitmen terhadap lingkungan, dan
hal ini memberi insentif kepada perusahaan untuk menerapkan GHRM sebagai
bagian dari strategi keberlanjutan mereka.
Kompetisi dan Diferensiasi Pasar
Penerapan GHRM juga dipengaruhi oleh faktor kompetisi di pasar. Jabbour et
al. (2019) mengemukakan bahwa dalam industri yang kompetitif, perusahaan
sering kali menggunakan inisiatif ramah lingkungan sebagai pembeda untuk
mendapatkan keunggulan kompetitif. Dengan menerapkan GHRM,
perusahaan dapat menarik talenta yang lebih baik dan meningkatkan citra
perusahaan sebagai organisasi yang peduli terhadap isu-isu global seperti
perubahan iklim dan keberlanjutan. - Ketersediaan Sumber Daya dan Infrastruktur
Faktor lainnya yang mempengaruhi GHRM adalah ketersediaan sumber daya
dan infrastruktur yang mendukung implementasi kebijakan ramah lingkungan.
Jabbour et al. (2019) menyoroti pentingnya sumber daya seperti pelatihan,
teknologi, dan dana yang memadai untuk menjalankan program GHRM.
Tanpa infrastruktur yang tepat, sulit bagi perusahaan untuk mengadopsi
praktik-praktik ramah lingkungan secara menyeluru
