Menurut Rizzo, House dan Lirtzman dalam Pratina (2013), ketidakjelasan
peran diukur menggunakan indikator-indikator sebagai berikut:
- Wewenang
- Tanggung Jawab
- Kejelasan Tujuan
- Cakupan Pekerjaan
Dari indikator di atas, berikut ini akan dijelaskan kembali pengertian dari
masing-masing penyebab indikator ketidakjelasan peran tersebut : - Wewenang
Merasa pasti dengan seberapa besar wewenang yang dimiliki dan mempunyai
rencana yang jelas untuk pekerjaan. - Tanggung Jawab
Mempunyai tujuan yang jelas untuk pekerjaan dan mengetahui bahwa
perlunya membagi waktu dengan tepat. - Kejelasan Tujuan
Mengetahui apa yang menjadi tanggung jawab dan penjelasan tentang apa
yang harus dikerjakan adalah jelas. - Cakupan Pekerjaan
Mengetahui cakupan dari pekerjaan dan bagaimana kinerjanya dievaluasi
