Komponen Strukur Modal


Menurut warsono (2003:236) struktur modal suatu perusahaan secara
umum terdiri dari dua komponen, yakni hutang jangka panjang dan modal
sendiri, yang diuraikan sebagai berikut :

  1. Hutang jangka panjang (long term debt)
    Menurut Keown (2004:38) hutang jangka panjang meliputi pinjaman
    dari bank atau sumber lain yang meminjamkan uang untuk waktu jangka
    panjang lebih dari 12 bulan.pinjaman hutang jangka panjang dapat berupa
    pinjaman berjangka (pinjaman yang digunakan untuk membiayai kebutuhan
    modal kerja permanen, untuk melunasi hutang lain,atau membeli mesin dan
    peralatan) dan penerbitan obligasi (hutang yang diperoleh melalui penjualan
    surat surat obligasi dalam surat obligasi ditentukan nilai nominal bunga per
    saham dan jangka waktu pelunasan obligasi tersebut).
  2. Modal sendiri
    Modal sendiri atau ekuitas merupakan modal jangka panjang yang
    diperoleh dari pemilik perusahaan atau pemegang saham.modal sendiri
    diharapkan tetap berada dalam perusahaan dalam jangka waktu yang tidak
    terbatas sedangkan modal pinjaman memliki jatuh tempo.ada 2 sumber utama
    dari modal sendiri yaitu modal saham preferen dan modal saham
    biasa,sebagaimana dijelaskan berikut ini :
    a. Modal saham preferen
    Saham preferen memberikan para pemegang sahamnya beberapa hak
    istimewa yang menjadikan nya lebih senior atau lebih diprioritaskan dari pada
    pemegang saham biasanya.oleh karena itu,perusahaan tidak memberikan
    saham preferen dalam jumlah yang banyak.
    b. Modal saham biasa
    Pemilik perusahaan adalah pemegang saham biasa yang
    menginvestasikan uangnya dengan mengharapkan pengembalian dimasa
    yang akan datang. pemegang saham biasa kadang kadang disebut pemilik
    residual sebab mereka hanya menerima sisa setelah seluruh tuntutan atas
    pendapatan dan aset telah dipenuhi.