Pengaruh Leverage terhadap Integritas Laporan Keuangan


Semakin tinggi leverage perusahaan akan meningkatkan risiko yang dihadapi
investor sehingga mereka menuntut perusahaan untuk memperoleh keuntungan
yang besar. Kondisi ini memicu manajer untuk melakukan manajemen laba yang
berdampak pada integritas laporan keuangan. Watts dan Zimmerman (1990:139)
menyatakan dalam hipotesis utang (debt covenant hypothesis) bahwa semakin
tinggi utang suatu perusahaan atau semakin dekat perusahaan kearah pelanggaran
persyaratan utang yang didasarkan atas angka akuntansi maka manajer akan
terdorong untuk menyajikan laporan keuangan dengan integritas yang rendah
melalui pemilihan prosedur-prosedur akuntansi yang memindahkan laba periode
mendatang ke periode berjalan.
Seiring dengan penelitian yang dilakukan oleh Saad (2019) yang membuktikan
bahwa berpengaruh negatif terhadap integritas laporan keuangan. Semakin tinggi
leverage yang dimiliki suatu perusahaan maka semakin rendah integritas laporan
keuangan perusahaan tersebut. Sebaliknya, apabila semakin rendahnya tingkat
leverage yang dimiliki oleh perusahaan, maka semakin tinggi tingkat integritas
laporan keuangan dalam sebuah perusahaan