Terdapat beberapa indikator yang dibahas oleh Baumgartner & Ebner
(2010) mengenai jenis strategi keberlanjutan :
- Resource Allocated of Recyling
Penggunaan sumber daya dan energi terbarukan dan tidak terbarukan
melalui perusahaan termasuk sumber daya daur ulang. - Environmental Issues of Product
Dampak yang ditimbulkan dari aspek lingkungan produk selama
seluruh siklus hidup yang berkaitan dengan penggunaan produk hijau
yang ramah lingkungan. - Care of Biodiversity
Menjaga kelestarian lingkungan dengan menggunakan bahan-bahan
alami yang dan dampaknya terhadap keanekaragaman hayati karena
kegiatan perusahaan. - Polluting Emission Into The Air, Water, and Ground
Pencemaran yang terjadi akibat emisi ke udara, air dan juga tanah yang
disebabkan dari kegiatan perusahaan. - Innovation and Technology
Upaya R&D terkait keberlanjutan dalam rangka mengurangi dampak
lingkungan terhadap produk dan aktivitas bisnis baru. Penggunaan
BAT (teknik terbaik yang tersedia) dan teknologi lingkungan
terintegrasi, berkonsentrasi pada produksi bersih dan teknologi nol
emisi. - Collaboration
kerjasama yang baik dan kerjasama aktif dengan berbagai mitra bisnis
(misalnya pemasok, lembaga R&D,perguruan tinggi). Bekerja dalam
program dan jaringan umum pada produk dan teknologi inovatif.
Pertukaran informasi dan pengetahuan. - Knowledge Management
kegiatan dan pendekatan untuk menjaga pengetahuan terkait
keberlanjutan dalam organisasi. Metode untuk merencanakan,
mengembangkan, mengatur, memelihara, mentransfer, menerapkan
12
dan mengukur pengetahuan khusus dan untuk meningkatkan basis
pengetahuan organisasi. - Process
proses dan peran yang jelas ditentukan sehingga kegiatan bisnis
dilakukan secara efisien dan setiap karyawan mengetahui apa yang
diharapkan organisasi darinya (juga mengenai keberlanjutan). Adaptasi
manajemen proses pada kebutuhan keberlanjutan untuk menerapkan
keberlanjutan perusahaan secara sistematis. Integrasi keberlanjutan ke
dalam kehidupan bisnis sehari-hari. - Purchase
pertimbangan masalah keberlanjutan dalam pembelian. Kesadaran dan
pertimbangan isu-isu terkait keberlanjutan dalam organisasi serta di
sepanjang rantai pasokan. Hubungan dengan pemasok juga berfokus
pada keberlanjutan. - Sustainability Report
Pertimbangan dan pelaporan isu keberlanjutan dalam laporan
perusahaan, baik secara terpisah laporan keberlanjutan atau terintegrasi
ke dalam laporan korporat. - Corporate Governance
Tata kelola perusahaan harus bersifat transaparan dalam melakukan
kegiatannya, untuk meningkatkan hubungan yang baik dengan para
pemangku kepentingan. - Motivation and Insentives
Kesadaran akan kebutuhan faktor motivasi karyawan untuk
menerapkan keberlanjutan secara memadai dalam organisasi karena
dukungan manajemen untuk bertindak secara berkelanjutan. - Health and Safety
Menjamin bahwa tidak ada risiko kesehatan dan keselamatan yang
terjadi saat bekerja untuk organisasi. Tidak ada dampak negatif
terhadap kesehatan fisik dan melakukan pengoperasian program untuk
mencegah bahaya terhadap karyawan. - Human Capital Development
13
Pengembangan sumber daya manusia yang berkaitan dengan isu-isu
keberlanjutan melalui program-program khusus seperti pendidikan
tetap, pendampingan atau pelatihan. - Ethical Behaviour and Human Right
Perilaku etis menuju keberlanjutan yang mempunyai elemen penting
dalam budaya menghormati dan berperilaku yang adil dalam suatu
organisasi mengenai keyakinan agama, jenis kelamin, kebangsaan,
warna kulit, dan orang – orang cacat atau lanjut usia. - No Conflict of Interest
Tidak ada konflik kepentingan seperti dengan menggunakan atau
menjual aset dan barang milik sendiri untuk kegiatan yang tidak
berkelanjutan. - No Corruption Activities and Awareness of Same
Pencegahan terhadap perilaku curang, konflik kepentingan dan
tindakan korupsi untuk mendapatkan keuntungan. - Corporate Citizen
Upaya yang dilakukan oleh perusahaan terhadap masyarakat sekitar
untuk turut ikut merasakan keberadaan perguruan tinggi.
