Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja


Menurut Mangkunegara (2017:120) mengatakan bahwa ada dua faktor yang
mempengaruhi kepuasan kerja seseorang, yakni faktor yang ada di diri karyawan
itu sendiri dan faktor pekerjaannya.
a) Faktor karyawan, seperti kecerdasan (IQ), kemampuan khusus, usia, gender,
keadaan fisik, jenjang pendidikan, pengalaman kerja, rentang waktu kerja,
karakter, emosi, cara berpikir, proses pemahaman suatu informasi dan perilaku
dalam bekerja.
b) Faktor pekerjaan, seperti jenis pekerjaan, struktur perusahaan, kalangan,
jabatan, mutu pengawasan, pemberian jaminan finansial, adanya kesempatan
untuk promosi, hubungan sosial, dan hubungan kerja.
Menurut Sinambela (2021 : 309) menyimpulkan bahwa setidaknya ada
enam faktor yang dapat menimbulkan kepuasan kerja, yakni :
a) Faktor psikologis, yaitu faktor yang berkaitan dengan mental karyawan seperti
minat, ketenangan dalam bekerja, perilaku terhadap pekerjaan, talenta dan
keahlian.
b) Faktor sosial, berkaitan dengan hubungan sosial antar sesama karyawan,
dengan atasan, maupun karyawan yang berbeda jenis pekerjaannya.
c) Faktor fisik, faktor yang berkaitan dengan keadaan fisik lingkungan kerja dan
fisik karyawan itu sendiri, seperti jenis pekerjaan, mengatur waktu kerja dan
1waktu istirahat, perlengkapan kerja, kondisi ruangan, suhu, penerangan,
sirkulasi udara, keadaan kesehataan karyawan, usia, dan sebagainya.
d) Faktor finansial, yaitu faktor yang berkaitan dengan jaminan kesejahteraan
karyawan, seperti sistem dan besarnya upah, jaminan soasial, macam-macam
tunjangan, fasilitas yang didapatkan, kesempatan promosi, dan sebagainya.
e) Mutu pengawasan. Kepuasan kerja karyawan dapat ditingkatkan dengan
mengamati serta relasi yang baik antar atasan dengan bawahan, sehingga
karyawan akan merasa jika dirinya ialah bagian yang penting pada perusahaan
tempat bekerja.
f) Faktor hubungan antar karyawan. Seperti :
1) Hubungan antara manajer dengan karyawan
2) Faktor fisik dan keadaan kerja
3) Interaksi sosial di antara karyawan
4) Pengaruh dari teman kerja
5) Perasaan dan kondisi kerja