Faktor yang mempengaruhi Kejenuhan kerja


Menurut Maslach dan Leiter membagi beberapa faktor yang
mempengaruhi munculnya kejenuhan kerja, yaitu:

  1. Work Overloaded kemungkinan terjadi akibat ketidaksesuaian
    antara pekerja dengan pekerjaannya. Pekerja terlalu banyak
    melakukan pekerjaan dengan waktu yang sedikit. (36) Overload
    terjadi karena pekerjaan yang dikerjakan melebihi kapasitas
    kemampuan manusia yang memiliki keterbatasan. Hal ini dapat
    menyebabkan menurunnya kualitas pekerja, hubungan yang tidak
    sehat di lingkungan pekerjaan, menurunkan kreativitas pekerja,
    dan menyebabkan kejenuhan kerja.
  2. Lack of Work Control atau setiap individu memiliki kebutuhan
    untuk diberi ruang dalam mengambil keputusan, memilih cara
    kerja, menggunakan kemampuan berpikir kritis, serta
    menyelesaikan persoalan dengan caranya sendiri demi mencapai
    prestasi. Namun, keberadaan aturan yang terlalu ketat sering kali
    membatasi kreativitas pekerja. Akibatnya, mereka merasa kurang
    memiliki tanggung jawab penuh terhadap hasil kerja karena adanya
    kontrol berlebihan dari atasan.
  3. Rewarded for Work, kurangnya penghargaan dari lingkungan kerja
    dapat menimbulkan perasaan bahwa karyawan tidak memiliki
    nilai. Bentuk penghargaan tidak selalu berupa kompensasi
    finansial, melainkan juga bisa hadir melalui hubungan harmonis
    antara sesama rekan kerja maupun antara karyawan dan atasan.
    Pemberian apresiasi akan menumbuhkan perasaan positif yang
    memperkuat keyakinan bahwa hasil kerja mereka dihargai dan
    diakui.
  4. Breakdown in Community, apabila pekerja tidak memiliki rasa
    kebersamaan atau keterikatan dengan lingkungannya, maka akan
    muncul rasa asing dan tidak nyaman di tempat kerja. Produktivitas
    cenderung lebih tinggi ketika seseorang merasa bahagia, dihargai,
    dan memiliki relasi positif dengan rekan kerja. Sebaliknya, ketika
    interaksi sosial minim, dukungan antarpegawai melemah sehingga
    menimbulkan rasa frustrasi, kecemasan, marah, serta perasaan
    tidak dihormati. Oleh karena itu, hubungan sosial yang sehat
    melalui kegiatan sederhana seperti berbagi cerita atau bercanda
    sangat penting untuk membangun solidaritas.
  5. Treated Fairly, ketidakadilan dalam lingkungan kerja juga menjadi
    salah satu penyebab munculnya kejenuhan kerja. Keadilan berarti
    adanya sikap saling menghormati dan penerimaan terhadap
    perbedaan. Ketika pekerja merasa diperlakukan tidak adil,
    misalnya saat proses promosi jabatan atau ketika dituduh bersalah
    tanpa alasan yang jelas, kepercayaan terhadap lingkungan kerja
    pun menurun. Sebaliknya, rasa keadilan mampu menumbuhkan
    keterikatan dan kepercayaan terhadap komunitas kerja.
  6. Dealing with Conflict Values, kadang pekerjaan menuntut
    seseorang melakukan hal-hal yang bertentangan dengan prinsip
    atau nilai hidupnya. Contohnya, seorang tenaga penjual mungkin
    terdorong untuk menyampaikan informasi yang tidak sepenuhnya
    benar demi meningkatkan penjualan. Situasi seperti ini dapat
    mengurangi kualitas serta kinerja karena bertolak belakang dengan
    integritas pribadi. Individu akan bekerja dengan lebih baik apabila
    apa yang dilakukan selaras dengan nilai dan keyakinan yang
    dijunjung, sehingga integritas serta rasa hormat terhadap diri
    sendiri tetap terjaga