Dalam Mowen dan Minor (2002:84) terdapat dua jenis keterlibatan yakni
keterlibatan situasional dan keterlibatan abadi. Keterlibatan situasional
(situational involvement) terjadi selama periode yang pendek dan diasosiasikan
dengan situasi yang spesifik, seperti kebutuhan untuk mengganti sebuah produk.
Keterlibatan abadi (enduring involvement) terjadi saat konsumen menunjukkan
minat yang tinggi dan konsisten terhadap sebuah produk dan seringkali
menghabiskan waktunya untuk memikirkan tentang produk tersebut.
Menurut Schiffman dan Kanuk, (2007) dalam Willy (2010:64) keterlibatan
dibagi menjadi dua jenis yakni keterlibatan rendah dan keterlibatan tinggi.
Keterlibatan yang rendah (low involvement) adalah keadaan dimana para
konsumen menilai bahwa perilaku pembelian tidak atau sudah dilakukan secara
rutin sehingga mereka hanya sedikit terlibat dalam proses pencarian informasi
sebelum mengambil keputusan untuk melakukan pembelian. Keterlibatan yang
tinggi (high involvement) adalah keadaan dimana para konsumen menilai untuk
melakukan suatu keputusan pembelian yang cukup penting, mereka melakukan
pencarian informasi yang luas sebelum mengambil keputusan untuk melakukan
pembelian
