Kepercayaan muncul ketika mereka yang terlibat telah mendapat kepastian
dari pihak lainnya melalui testimonial sebuah produk yang telah dibeli (Anggraini
et al., 2023). Sehingga, kepercayaan dalam berbelanja online adalah faktor kunci
yang mempengaruhi keputusan pembelian (Pramuswari et al., 2024). Oleh karena
itu (Dwidienawati et al., 2020) menganggap bahwa, trust memiliki peranan
penting dalam segala bentuk transaksi, karena terdapat ketidakpastian dan risiko
dalam melakukan transaksi. Dengan demikian, kepercayaan merupakan salah satu
pondasi pada proses bisnis karena suatu transaksi antara dua pihak atau lebih akan
terjadi jika kedua belah pihak saling mempercayai (Anggraini et al., 2023).
Dari beberapa pendapat para ahli mengenai trust yang dijabarkan di atas,
dapat disimpulkan bahwa trust adalah keyakinan yang dimiliki oleh konsumen
maupun pelanggan terhadap produk atau layanan dari suatu merek. Sehingga,
membangun kepercayaan bagi konsumen merupakan hal yang sangat penting
karena kepercayaan dapat mempengaruhi keputusan mereka untuk melakukan
pembelian. Begitu pun dengan pelanggan, perlu adanya upaya penguatan
kepercayaan agar tercipta loyalitas yang kuat dari mereka terhadap suatu merek.
Adapun indikator dalam penelitian ini dikembangkan dari penelitian yang
dilakukan oleh (Dwidienawati et al., 2020). Berikut penjelasan indikator trust
yang digunakan dalam penelitian ini:
- Integrity
Indikator ini mencerminkan sejauh mana konsumen yakin bahwa ulasan
produk dan promosi serta konten yang disajikan memiliki integritas, dimana
hal tersebut dapat dipercaya sebagai informasi yang jujur dan akurat. - Reliability
Indikator ini mencerminkan sejauh mana konsumen percaya bahwa ulasan
produk dan promosi serta konten yang disajikan dapat diandalkan sebagai
sumber informasi yang akurat dan dapat dipercaya. - Trustworthy
Indikator ini mencerminkan sejauh mana konsumen percaya bahwa ulasan
produk dan promosi serta konten yang disajikan dapat dipercaya sebagai
informasi dalam membuat keputusan pembelian
