Indikator sosial media marketing

Menurut Rumman dan Alhadid (2014) terdapat indikator yang ada
pada sosial media marketing yaitu:

  1. Online Communities, sebuah perusahaan atau bisnis dapat
    menggunakan media sosial untuk membangun komunitas di sekitar
    produk/bisnisnya. Komunitas yang hidup menciptakan loyalitas dan
    mendorong diskusi, yang dapat berkontribusi terhadap
    pengembangan dan peningkatan bisnis, Taprial dan Kanwar (2012).
  2. Interaction, sebuah halaman Facebook atau akun Twitter dapat
    memberi tahu semua pengikutnya mengenai subjek tertentu dengan
    cepat dan bersamaan. Situs jejaring sosial memungkinkan interaksi
    yang lebih besar dengan komunitas online melalui penyiaran
    informasi terkini yang relevan bagi konsumen Berselli et al. (2012).
  3. Sharing of Content, dimensi berbagi adalah tentang sejauh mana
    seorang individu mengubah, mendistribusikan, dan menerima
    konten dalam lingkungan media sosial Babac (2011).
  4. Accessibility, media sosial mudah diakses dan membutuhkan biaya
    yang minimal atau bahkan tanpa biaya untuk menggunakannya.
    Media sosial mudah digunakan dan tidak memerlukan keahlian
    khusus, pengetahuan untuk menggunakannya Taprial dan Kanwar,
    (2012).
  5. Credibility, ini adalah tentang menyampaikan pesan Anda dengan
    jelas kepada orang-orang, membangun kredibilitas untuk apa yang
    Anda katakan atau lakukan, terhubung secara emosional dengan
    audiens target Anda, memotivasi pembeli dan menghasilkan
    pelanggan yang loyal. Media sosial menyediakan platform yang
    sangat baik untuk semua bisnis (besar atau kecil) untuk membangun
    jaringan dan menjangkau audiens target mereka, terhubung dengan
    mereka secara langsung dan menghasilkan kepercayaan dengan
    mendengarkan apa yang mereka katakana Taprial dan Kanwar,
    (2012).