Faktor-faktor Yang Memengaruhi Trust


Trust (kepercayaan) seseorang dapat dipengaruhi oleh faktor kognitif dan
afektif yang ada pada dirinya:
a. Faktor kognitif
Faktor kognitif berkitan dengan perilaku, pengetahuan, dan perilaku rasional
seseorang. Adanya faktor kognitif menyebabkan persepsi pada konsumen
sesuai dengan informasi dan pengetahuannya tentang produk tanpa
melibatkan perasaan sama sekali. Kepercayaan konsumen akan timbul ketika
beauty influencer benar-benar memiliki pengetahuan dan pengalaman yang
banyak tentang produk yang diulasnya (Suki, 2014). Sedangkan, pada
penelitian yang pernah dilakukan oleh Hsu et al., (2017), faktor afektif lebih
memengaruhi kepercayaan konsumen daripada faktor kognitif karena
biasanya keputusan konsumen untuk membeli suatu produk didasari oleh
sikap impulsif.
b. Faktor afektif
Faktor afektif menyangkut kepada emosi, perasa, suasana hati, gaya dan
tempramen pada seseorang (Savolainen, 2015). Faktor afektif membentuk
kepercayaan emosional yang terbentuk karena interaksi timbal balik yang
dilakukan oleh beauty influencer dengan para pengikutnya dan masyarakat
umum (Meng et al., 2021). Beauty influencer perlu menciptakan kepercayaan
emosional dengan para pengikutnya dan masyarakat umum supaya
mendapatkan kepedulian dari mereka (Meng et al., 2021). Kekaguman
konsumen terhadap beauty influencer akan memotivasi mereka untuk
membeli produk-produk yang di review oleh beauty influencer (Meng et al.,
2021). Konsumen yang juga menjadi penggemar beauty influencer cenderung
akan mempercayai produk-produk yang diulasnya karena menganggap
bahwa produk- produk tersebut memiliki kualitas yang baik (Deshbhag &
Mohan, 2020)