Harga merupakan salah satu variabel yang harus dikendalikan secara benar,
karena harga akan sangat berpengaruh terhadap beberapa aspek kegiatan
perusahan, baik menyangkut kegiatan penjualan maupun aspek keuntungan yang
ingin dicapai oleh perusahaan.
Menurut Stanton (2000) jumlah uang (kemungkinan ditambah beberapa
barang) yang dibutuhkan untuk memperoleh beberapa kombinasi sebuah
produk dan pelayanan yang menyertai-nya. Menurut Simamora (2001),
pengertian harga adalah sejumlah nilai yang dipertukarkan untuk memperoleh
suatu produk.
Dengan demikian, harga suatu barang atau jasa merupakan penentu bagi
permintaan pasarnya. Harga juga dapat mempengaruhi posisi persaingan
perusahaan dan juga mempengaruhi market share-nya. Bagi perusahaan, harga
tersebut akan memberikan hasil dengan menciptakan sejumlah pendapatan dan
keuntungan bersih.
Secara umum pengertian harga adalah nilai pertukaran dari suatu produk
atau jasa. Ini adalah jumlah yang mau dibayar oleh seorang pembeli untuk suatu
barang atau jasa. Hal ini dapat merupakan nilai yang diminta oleh seorang penjual
untuk barang yang ditawarkan untuk dijual. Harga adalah faktor utama dalam
bersaing untuk menjual barang industri maupun barang konsumen.
Dalam perekonomian harga pasar dari sebuah barang dapat mempengaruhi
tingkat upah, sewa, bunga, dan laba atas pembayaran faktor-faktor produksi
seperti tenaga kerja, tanah, modal dan skill. Dalam metode tersebut sebenarnya
harga menjadi suatu pengatur dasar pada sistem perekonomian secara
keseluruhan karena mempengaruhi alokasi sumber-sumber yang ada. Suatu
tingkat upah yang tinggi dapat menarik tenaga kerja yang lebih banyak dan skill
yang lebih baik.
