Robbins dan Judge (2017: 597) menyatakan stres kerja adalah sebuah
kondisi dinamis dimana seorang individu dihadapkan pada suatu peluang,
tuntutan atau sumber daya yang terkait dengan kondisi lingkungan, kondisi
organisasi dan pada diri seseorang. Mangkunegara dalam Nengsih et al (2019)
mengatakan bahwa stres kerja adalah perasaan yang menekan atau merasa
tertekan yang dialami karyawan dalam menghadapi pekerjaan. Sunyoto dalam
Nengsih et al (2019) stres kerja adalah konsekuensi setiap tindakan dan situasi
lingkungan yang menimbulkan tuntutan psikologis dan fisik secara berlebihan
pada seseorang. Rivai dan Sagala dalam Setiawan dan Anizir (2020) stres kerja
adalah suatu kondisi ketegangan yang menciptakan adanya ketidakseimbangan
fisik dan psikis, yang mempengaruhi emosi, proses berpikir, dan kondisi
seorang karyawan.
Berdasarkan beberapa uraian yang telah dikemukakan dari pengertian
stres kerja, maka dapat disimpulkan bahwa stres kerja adalah tekanan yang
disebabkan berbagai faktor internal maupun eksternal yang dialami karyawan
sehingga mempengaruhi kondisi mental hingga produktivitas kerja
