Sebagai alat, sistem kebijakan manajemen menciptakan kualitas
kehidupan kerja yang menghormati kehidupan di tempat kerja dengan memberi
karyawan kesempatan untuk berpartisipasi secara proaktif, menciptakan
lingkungan kerja yang baik, dan memprioritaskan kesehatan mereka. Semakin
baik kualitas kehidupan kerja karyawan, semakin baik kinerja mereka, yang
berarti tujuan organisasi dapat dicapai lebih cepat.
Quality Of Work Life atau kualitas kehidupan kerja merupakan konsep
perencanaan dan proses kerja yang multidimensional, yang mengelola sumber
daya manusia dan berbagai proses kerja serta kegiatan antar tenaga kerja yang
dipandang mendukung peningkatan kinerja perusahaan secara menyeluruh.
Menurut (Pio & Tampi, 2018) mendefinisikan bahwa kualitas kehiduan
kerja merupakan kombinasi dari kepuasan kerja bagi karyawan dan pencapaian
tujuan organisasi yang efektif. Karena itu, menjadi salah satu hal yang patut
mendapat perhatian organisasi.
Menurut (Lubis et al., 2023) kualitas Kehidupan Kerja berkaitan dengan
kondisi kerja yang nyaman, pengalaman kerja yang menyenangkan serta
keterlibatan kerja yang cukup sehingga karyawan merasa menjadi bagian dari
sebuah organisasi.
Menurut (Andre, Ayal, Bernhard Tewal, 2019) kualitas Kehidupan Kerja
merupakan sebuah proses dimana organisasi memberi respon pada kebutuhan
karyawan dengan cara mengembangkan mekanisme untuk mengijinkan para
karyawan memberikan sumbang saran penuh dan ikut serta mengambil
keputusan dan mengaturkehidupan kerja mereka dalam suatu perusahaan.
Berdasarkan teori-teori tersebut, dapat disimpulkan bahwa kualitas
kehidupan kerja (Quality Of Work Life) merupakan konsep yang mencakup
berbagai aspek yang mempengaruhi kepuasan, motivasi, dan kesejahteraan
karyawan dalam lingkungan kerja. Secara keseluruhan, kualitas kehidupan
kerja adalah upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung
kesejahteraan karyawan dan mendukung efektivitas organisasi
