Pengaruh kepuasan kerja terhadap turnover intention


Karyawan memiliki perasaan menyenangi pekerjaannya dan
mencintai pekerjaannya hal tersebut merupakan indikasi dari
kepuasan kerja karyawan. Kepuasan kerja dipengaruhi oleh
beberapa faktor. Jika seluruh faktor tersebut dapat didapatkan
karyawan di perusahaannya, maka karyawan tersebut akan berusaha
memberikan prestasi yang baik, hal itu disebabkan karena karyawan
tersebut mencintai perusahaannya sehingga dapat mengurangi rasa
keinginan karyawan untuk berpindah dan meninggalkan
perusahaannya.
Luthans (2011) mengatakan bahwa terdapat hubungan yang
negatif antara kepuasan kerja dan pergantian karyawan.
Disimpulkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh terhadap keinginan
untuk berpindah yang dirasakan karyawan. Pendapat ini diperkuat
oleh penelitian-penelitan terdahulu yaitu penelitian yang dilakukan
oleh Khaidir dan Sugiati (2016) menunjukkan bahwa pada hasil
pertama kepuasan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap
turnover intention pada karyawan kontrak PT. GSM Banjarmasin.
Penelitian ini juga didukung oleh penelitian Yuda & Ardana (2017)
menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh secara negatif
tidak signifikan terhadap turnover intention karyawan Hotel
Holiday Inn Express Bali Raya Kuta. Penelitian tersebut juga
didukung oleh Aydogdu & Asikgil (2011) menunjukkan bahwa
kepuasan kerja berpengaruh secara negatif terhadap turnover
intention