Faktor-faktor Kepuasan Kerja


Menurut Robbins & Judge (2016) kepuasan kerja dapat
dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu :
1) Kepuasan terhadap pekerjaan itu sendiri
Setiap karyawan memiliki karakteritik pekerjaannya
masing-masing. Ketika seorang karyawan mendapatkan
pekerjaan yang sesuai dengan karakteristik yang ia
miliki, maka hal itu membuat karyawan tersebut merasa
senang dan puas terhadap pekerjaannya.
2) Kepuasan terhadap gaji atau upah
Bentuk balas jasa yang diberikan oleh perusahaan
kepada karyawannya. Karyawan yang menerima gaji
sesuai dengan apa yang telah mereka berikan terhadap
perusahaan, akan merasakan kepuasan tersendiri dengan
gajinya.
3) Kepuasan terhadap promosi
Kesempatan untuk meningkatkan jabatan ke tingkat
yang lebih tinggi. Membuat karyawan merasakan
kepuasan tersendiri karena kenaikan jabatan merupakan
sebuah prestasi bagi karyawan dalam suatu perusahaan.
4) Kepuasan terhadap rekan kerja
Rekan kerja yang membuat nyaman dan dapat
mendukung individu untuk menyelesaikan pekerjaannya
dengan baik, maka hal tersebut dapat menimbulkan rasa
senang dan nyaman yang membuat seorang individu
merasa puas terhadap pekerjaannya.
5) Kepuasan terhadap atasan
Atasan yang membimbing dan memperhatikan
karyawannya adalah atasan yang disenangi dan disegani
oleh karyawannya. Seorang karyawan yang memiliki
atasan yang seperti itu, cenderung lebih akan
menyenangi pekerjaannya dan merasa betah berada di
perusahaan tersebut.
Menurut Mangkunegara (2013) kepuasan kerja dapat
dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut, yaitu :
1) Pengawasan, pengendalian terhadap karyawan dan
pemberian bimbingan oleh atasan.
2) Kerja, terselesaikannya pekerjaan yang diberikan dengan
baik.
3) Promosi, kesempatan promosi ke jabatan yang lebih
tinggi dengan tanggung jawab yang lebih besar
4) Upah, kesesuaian pemberian imbalan yang diberikan
oleh perusahaan dengan pekerjaan yang dilakukan.
5) Co-Worker, yaitu pendampingan oleh atasan yang lebih
senior kepada karyawan baru yang masih belum
sepenuhnya memahami pekerjaan.
Robbins dan Judge (2016) mengatakan ada beberapa faktor
yang dapat terjadi ketika karyawan merasakan ketidakpuasan kerja
dalam dirinya, yaitu :
1) Keluar (exit)
Adalah suatu respon perilaku yang ditunjukkan oleh
karyawan dalam bentuk perilaku yang mengarah pada
meninggalkan organisasi.
2) Suara (voice)
Adalah respon yang diberikan oleh karyawan yang
merasa tidak puas akan pekerjaannya yang diungkapkan
melalui percobaan untuk memperbaiki kondisi secara
aktif dan konstruktif.
3) Loyalitas (loyality)
Respon yang diberikan oleh karyawan yang merasakan
ketidapuasan dengan pasif dan hanya menunggu keadaan
membaik dengan mempercayai organisasi dan
manajemennya untuk melakukan hal yang benar.
4) Pengabaian (neglect)
Sebuah respon yang diberikan karyawan yang merasa
tidak puas yang diungkapkan dengan membiarkan
kondisi organisasi semakin buruk