Self efficacy terhadap perilaku kerja inovatif.


Dalam studi sebelumnya pada penelitian Dewa Nyoman dan
Komang Ardan (2016) telah ditemukakan bahwa berdasarkan hasil
dari uji regresi linier berganda nilai Sig. pada variabel self efficacy
sebesar 0,000 dan lebih kecil dari alpa 0,05. Sehingga hasil ini
memberikan bukti bahwa self efficacy memiliki pengaruh yang
signifikan dan positif terhadap perilaku kerja inovatif karyawan.
Dengan semakin tinggi self efficacy yang dihasilkan individu maka
semakin tinggi pula perilaku kerja inovatif yang timbul pada diri
karyawan. Hasil penelitian pun diperkuat oleh penelitian terdahulu
pada hasil penelitian Hsi-Chi Hsiao et al., (2011),
Wahyuningrum,dkk. (2012), dan Momeni et al., (2014) yang
menyatakan bahwasannya self efficacy memiliki pengaruh positif
terhadap perilaku kerja inovatif.