Terdapat dua faktor utama yang dapat mempengaruhi munculnya perilaku
inovatif, yaitu faktor internal dan eksternal (Nardo et al., 2022:13).
- Faktor Internal
a. Tipe Kepribadian
Individu dengan tipe kepribadian yang berani mengambil risiko cenderung
lebih mampu mengembangkan dan melaksanakan perilaku inovatif.
b. Gaya Pemecahan Masalah
Karyawan yang memiliki gaya pemecahan masalah yang intuitif dapat
mengasilkan ide-ide baru, yang pada gilirannya akan menciptakan solusi
inovatif. - Faktor Eksternal
a. Kepemimpinan
Hubungan yang baik antara karyawan dan pemimpin dapat mendorong
munculnya perilaku inovatif. Karyawan yang merasa dihargai dan didorong
oleh pemimpin yang memberikan harapan tinggi akan lebih cenderung
menunjukan perilaku inovatif.
b. Dukungan untuk berinovasi
Dukungan dari orang-orang di sekitar individu, termasuk rekan kerja dan pihak
dalam organisasi, sangat penting untuk menciptakan suasana yang mendukung
perilaku inovatif.
c. Tuntutan Pekerjaan
Tingginya tuntutan pekerjaan dapat menjadi pemicu bagi karuawan untuk
meningkatkan kreativitas dan menghasilkan ide-ide inovatif. Tuntutan ini
menjadi dorongan bagi karyawan untuk menunjukan perilaku inovatif.
d. Iklim Psikologis
Iklim psikologis mengacu pada bagaimana karyawan memandang dan menilai
lingkungan organisasi mereka, yang dapat mepengaruhi kemampuan mereka
untuk berinovasi
