Menurut Kasmir dalam Putri (2015) pertumbuhan penjualan
merupakan gambaran atas kemampuan perusahaan dalam mempertahankan
posisi ekonominya di tengah pertumbuhan perekonomian dan sektor usahanya.
Menurut Swastha dan Handoko dalam Farhana,dkk (2016:4) pertumbuhan
penjualan merupakan indikator penting dari penerimaan pasar dari produk dan
atau jasa perusahaan tersebut, dimana pendapatan yang dihasilkan dari
penjualan akan dapat digunakan untuk mengukur tingkat pertumbuhan
penjualan. Pertumbuhan penjualan merupakan indikator maju atau tidaknya
suatu perusahaan karena merupakan perubahan penjualan yang ada pada
laporan keuangan per tahun. Suatu perusahaan yang berada dalam industri
yang mempunyai laju pertumbuhan tinggi harus menyediakan modal cukup
besar untuk pendanaannya. Perusahaan yang pertumbuhannya pesat cenderung
lebih banyak menggunakan hutang dari pada perusahaan yang
pertumbuhannya lambat.
Pertumbuhan Penjualan adalah kenaikan jumlah penjualan dari tahun
ke tahun atau dari waktu ke waktu. Pertumbuhan penjualan merupakan salah
satu faktor yang penting dalam penetapan struktur modal perusahaan karena
dengan meningkatnya tingkat penjualan perusahaan maka laba dan pendapatan
yang akan didapat oleh perusahaan juga akan meningkat. Selain itu,
meningkatnya pertumbuhan penjualan juga akan dapat meningkatkan nilai
perusahaan. Pertumbuhan penjualan memiliki pengaruh yang positif terhadap
struktur modal dan strategi perusahaan karena penjualan yang dilakukan harus
didukung dengan harta atau aset. Jika penjualan ditingkatkan, maka aset pun
harus ditambah.
Dengan mengetahui penjualan dari tahun sebelumnya, perusahaan
dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada. Suatu perusahaan dengan
tingkat pertumbuhan yang rendah tidak membutuhkan biaya eksternal, tetapi
perusahaan yang tumbuh dengan pesat memerlukan modal dari sumber
eksternal. Semakin cepat tingkat pertumbuhan semakin besar pula kebutuhan
modal, sehingga perusahaan dengan pertumbuhan akan lebih aman
memperoleh pinjaman dari pada perusahaan yang pertumbuhannya tidak
stabil.
Menurut Weston dan Brigham dalam Farhana,dkk (2016:5) dengan
mengetahui seberapa besar pertumbuhan penjualan, perusahaan dapat
memprediksi seberapa besar profit yang akan diperoleh. Untuk mengukur
pertumbuhan penjualan dapat dihitung dengan penjualan sekarang dikurangi
dengan penjualan tahun sebelumnya dibagi penjualan tahun sebelumnya dikali
seratus persen. Jika persentase perbandingan semakin besar maka dapat
disimpulkan bahwa pertumbuhan penjualan semakin baik atau lebih baik dari
periode tahun sebelumnya.
Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :
𝑃𝑒𝑟𝑡𝑢𝑚𝑏𝑢ℎ𝑎𝑛 𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 =
𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑡𝑎ℎ𝑢𝑛 𝑖𝑛𝑖 − 𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑡𝑎ℎ𝑢𝑛 𝑙𝑎𝑙𝑢
𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑡𝑎ℎ𝑢𝑛 𝑙𝑎𝑙𝑢 X 100%
