Citra merek (brand image) yang positif dapat meningkatkan ekuitas merek
yang diukur melalui intensitas pembelian dan keinginan membayar harga
premium (Sitinjak dan Tumpal, 2005).
Keller mendefinisikan citra merek sebagai persepsi merek sebagaimana
yang dicerminkan oleh merek itu sendiri kedalam memori ketika seorang
konsumen melihat mereka tersebut . Citra Merek dibangun dari beberapa sumber
yang meliputi merek dan pengalaman kategori produk , atribut produk, informasi
harga, positioning padakomunikasi promosi, imaginasipemakai, dan keadaan
pemakaian. Model konseptual dari citra merek menurut Keller (2010 hal.63)
meliputi atribut merek , keuntungan merek , dan sikap merek.
Konsumen beranggapan bahwa citra sebuah perusahaan akan
mempengaruhi citra merek suatu produk yang dihasilkannya. Citra merek
dibangun melalui kualitas produk yang baik yang kemudian akan berpengaruh
pada loyalitas merek itu sendiri
