Jenis-jenis saham dapat ditinjau dalam beberapa segi diantar lain sebagai
berikut:
- Segi Peralihan
Dari segi peralihan saham dibagi menjadi dua yaitu:
a. Saham atas tunjuk (bearer stock)
Saham atas tunjuk merupakan saham yang tidak mempunyai nama
atau tidak tertulis nama pemilik dalam saham tersebut dan saham ini
mudah untuk dialihkan atau dijual oleh pihak lain.
b. Saham atas nama (registered stock)
Saham atas nama merupakan saham yang didalamnya tertulis nama
pemiliknya dan untuk dialihkan kepada pihak lain diperlukan syarat dan
prosedur tertentu. - Dari segi hak tagih
Dari segi hak tagih saham dibagi menjadi dua yaitu:
a. Saham biasa (common stock)
Bagi pemilik saham ini hak untuk memperoleh deviden akan
didahulukan terlebih dahulu kepada saham preferen.
b. Saham preferen (preferred stock)
Saham preferen merupakan saham yang memperoleh hak utama
dalam deviden.(Kasmir, 2008).
Ada dua jenis saham menurut manfaatnya:
a. Saham biasa (common stock)
Saham biasa adalah suatu sertifikat atau piagam yang memiliki
fungsi sebagai bukti kepemilikan suatu perusahaan sebesar nilai saham
yang dimilikinya dengan mendapatkan hak untuk menerima sebagian
pendapatan tetap/deviden dari perusahaan serta kewajiban menanggung
resiko kerugian yang diderita perusahaan. Saham biasa mewakili klaim
kepemilikan pada penghasilan dari aktiva yang dimiliki perusahaan.
Kepemilikan saham suatu perusahaan memiliki hak untuk ambil
bagian dalam mengelola perusahaan sesuai dengan hak suara yang
dimilikinya berdasarkan besar kecil saham yang dimiliki.Semakin
banyak presentasi saham yang dimiliki maka semakin besar hak suara
yang dimiliki untuk mengontrol kebijakan perusahaan.
Saham biasa memiliki karakteristik utama sebagai berikut: - Hak suara pemegang saham, dapat memilih dewan komisaris.
- Hak didahulukan, bila organisasi penerbit menerbitkan saham baru.
- Tanggung jawab terbatas, pada jumlah yang diberikan saja.
b. Saham preferen (preferred stock).
Saham preferen adalah saham yang mempunyai hak istimewa
dalam hal pembagian deviden dan pembagian kekayaan dalam likuiditas
perusahaan dibandingkan dengan saham biasa.Saham preferen ini
biasanya memberikan deviden yang setiap tahunnya seperti halnya
obligasi.Pada umumnya saham preferen ini tidak mempunyai hari jatuh
tempo.Saham preferen mempunyai karakteristik gabungan antara obligasi
dan saham biasa, karena biSa menghasilkan pendapatan tetap (seperti
bunga obligasi), tetapi juga tidak mendatangkan hasil seperti yang
dikehendaki investor.(Agustin dan Hamdi, 2014).
Saham preferen memiliki karakteristik sebagai berikut: - Memiliki berbagai tingkat, yang dapat diterbitkan dengan
karakteristik berbeda. - Tagihan terhadap aktiva dan pendapatan, memiliki prioritas lebih
tinggi dari saham biasa dalam hal pembagian deviden. - Deviden kumulatif, bila belum dibayarkan dari periode sebelumnya
maka dapat dibayarkan pada periode berjalan dan lebih dahulu dari
saham biasa. - Konvertibilitas, dapat ditukar menjadi saham biasa, bila kesepakatan
antar pemegang saham dan organisasi penerbit terbentuk
