Strategi Kelekatan pelanggan


Strategi kelekatan pelanggan dimulai dengan menciptakan kesadaran
konsumen terhadap produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan. Kesadaran ini
merupakan dasar hubungan antara perusahaan dan konsumen. Pada dasarnya,
strategi kelekatan pelanggan adalah (Cross & Smith dikutip Simamora, 2018:126):

  1. Sebuah strategi yang berpusat pada kesetiaan pelanggan (a strategy that
    emphasizes customer loyalty) dalam strategi ini setiap perusahaan memliki suatu
    system atau konsep yang diciptakan dalam rangka mempertahankan hubungan
    dengan pelanggan atau calon pelanggan. Strategi ini menitikberatkan pada
    kebutuhan dan harapan pelanggan sehingga perusahaan dapat mengikat
    pelanggannya sehingga dapat menumbuhkan kesetiaan pelanggan.
  2. Penampilan jujur perusahaan kepada konsumen yang disampaikan melalui
    media tertentu (a honest appeal, delivered through targeted media) Perusahaan
    berusaha menyampaikan pesan mengenai produknya melalui media iklan, baik
    cetak maupun elektronik. Iklan tersebut dilakukan untuk menarik konsumen
    baru dan mempertahankan pelanggan yang telah ada.
  3. Pengalaman konsumen memakai produk atau jasa yang memenuhi atau melebihi
    harapan (product/service experience that meets or surpasses every ecpectation).
    Setelah melakukan pembelian, maka pelanggan akan memiliki penilaian
    tersendiri mengenai produk tersebut. Apabila pelanggan puas menggunakan
    produk tersebut, maka pelanggan akan melakukan pembelian ulang secara terus
    menerus, sebaliknya apabila pelanggan tidak puas menggunakan suatu produk
    maka pelanggan akan mengalihkan perhatiannya pada para pesaing produk yang
    sama sesuai dengan kebutuhannya