Pemasaran yang dilakukan oleh para pengusaha merupakan
usahanya untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, untuk
berkembang dan mendapatkan laba yang ditargetkan oleh perusahaan.
Pemasaran memainkan peranan yang penting dalam dunia usaha.
Pengertian pemasaran menurut Kertajaya dalam Alma (2007:3) adalah:
“Sebuah disiplin bisnis strategis yang mengarahkan proses penciptaan,
penawaran dan perubahan values dari satu inisiator kepada
stakeholdernya”. Strategis yang dimaksud dari pendapat tersebut
adalah mencakup keseluruhan kebijaksanaan yang perlu dirinci lagi
dalam taktik-taktik untuk dilaksanakan, sedangkan bisnis berarti
berlaku untuk setiap entitas bisnis, profit ataupun non profit. Pendapat
lain dikemukakan oleh Dharmmesta dan Handoko (2008:4) bahwa
“Pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan
usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga,
mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat
memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli
potensial”. Kotler dalam Alma (2007:4), mendefinisikan pemasaran
sebagai berikut: “Marketing is a social process by which individual
and groups obtain what they and want through creating, offering, and
freely exchanging products and services of value with others”.
Artinya, pemasaran suatu proses sosial dimana individu dan kelompok
mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan
menciptakan, menawarkan dan secara bebas mempertukarkan produk
yang bernilai dengan pihak lain. Pemasaran mempertemukan
kebutuhan itu yang berhubungan dengan pengembangan produk dan
penyampaiannya kepada pelanggan secara efektif sehingga anda dapat
memuaskan kebutuhan pelanggan sesuai dengan harga, saluran
komunikasi yang tepat, pesan yang benar dan media yang tepat untuk
pesan tersebut.
