Menurut Kotler (2016) karakteristik jasa ada empat bagian yaitu tidak
berwujud (intangibility), tidak dapat dipisahkan (inseparability), keragaman
( variability), dan tidak tahan lama (perishability). Tidak berwujud adalah
sesuatu yang tidak ada wujudnya dan tidak dapat disentuh maupun dilihat.
Pengertian ini menunjukkan bahwa jasa merupakan suatu perbuatan dan
bukan merupakan benda / objek. Baik atau buruknya sebuah mutu dari
jasa yang ditawarkan dapat disimpulkan dari beberapa hal seperti tempat
penyedia jasa. Kaitan tempat dengan kualitas adalah tempat penyedia
jasa yang bersih dan rapi akan membuat pelanggan merasa nyaman
selama melakukan transaksi. Karyawan juga merupakan suatu tolak ukur
kualitas di mana jasa yang diberikan dari karyawan dalam bersikap ramah
dan berpenampilan rapi dapat menumbuhkan kepercayaan dari
pelanggan. Peralatan yang disediakan oleh penyedia jasa merupakan
faktor penting yang tidak dapat dipisahkan karena kebersihan dari
peralatan yang digunakan juga menjadi penilaian tersendiri bagi
pelanggan. Selain itu simbol tertentu dapat memperkuat penggambaran
produk yang ditawarkan seperti jasa yang cepat dan produk yang
berkualitas. Dengan adanya simbol seperti logo maka pelanggan akan
lebih yakin dalam memilih produk yang akan dibeli. Harga yang
ditawarkan merupakan faktor yang penting sebelum pelanggan membeli
suatu produk dan menjadi lebih baik apabila harga dicantumkan dan
sesuai dengan pasar yang berlaku. Bahan komunikasi juga faktor penting
dalam mempromosikan suatu produk. Poster atau brosur yang dibuat
untuk memperkenalkan produk harus berisi konten yang jelas dan dapat
dipahami dengan mudah oleh pelanggan. Dengan begitu pelanggan dapat
lebih tertarik dalam memilih suatu produk dengan adanya konten yang
menarik juga.
Tidak dapat dipisahkan merupakan istilah dari kualitas jasa yang terjadi
saat pemberian jasa tersebut. Hal ini lebih menunjukkan interaksi yang
dilakukan oleh penyedia jasa terhadap pelanggan. Interaksi yang
dimaksud adalah proses penjelasan karakteristik produk terhadap
pelanggan agar produk yang dicari dapat sesuai dengan keinginan
pelanggan. Strategi yang dapat dilakukan dalam proses interaksi ini
adalah dengan melatih karyawan agar bisa bekerja dengan efisien.
Dengan karyawan terlatih maka interaksi dengan pelanggan dapat
berjalan dengan lancar dan tetap memprioritaskan kepuasan pelanggan.
Keragaman dari jasa sangat banyak dikarenakan pasar yang dituju
berbeda beda tergantung dari siapa yang dilayani, kapan dan di mana
proses tersebut dilakukan. Keberagaman ini terjadi oleh beberapa faktor
yaitu kerjasama.
