Indikator – indikator Kualitas Produk


Menurut Nasution (2010), dimensi kualitas produk yang mengutip dari
Garvin, mengidentifikasi delapan dimensi kualitas yang dapat digunakan untuk
menganalisis karakteristik kualitas barang, yaitu sebagai berikut :

  1. Kinerja (Performance)
    Berkaitan dengan aspek fungsional dari produk dan merupakan
    karakteristik utama yang dipertimbangkan pelanggan ketika ingin membeli
    suatu produk.
  2. Keistimewaan (Features)
    Merupakan aspek kedua dari performasi yang menambah fungsi dasar,
    berkaitan dengan pilihan – pilihan dan pengembangannya. Karakter
    skunder atau pelengkap.
  3. Kehandalan (Reability)
    Berjaitan dengan keinginan suatu produk berfungsi secara berhasil dalam
    periode waktu tertentu dibawah kondisi tertentu. Dengan demikian
    kehandalan merupakan karakteristik yang merefleksikan kemungkinan
    tingkat keberhasilan dalam penggunaan suatu produk.
  4. Konformansi (Conformance)
    Berkaitan dengan tingkat kesesuaian terhadap spesifikasi yang telah
    ditetapkan sebelumnya berdasarkan keinginan pelanggan. Konformasi
    merefleksikan derajat dimana karakteristik desain produk dan karakteristik
    desain operasi memenuhi standar yang telah ditetapkan, serta sering
    didefinisakn sebagai konformasi terhadap kebutuhan (conformance to
    requirements). Karakteristik ini mengukur banyaknya atau presentase
    produk yang gagal memenuhi sekumpulan standar yang telah yang telah
    ditetapkan karenaitu perlu dikerjakan ulang atau diperbaiki