Indikator Citra Merek


Menurut Keller (2013:97) dimensi-dimensi utama membentuk citra
sebuah merek tertuang dalam berikut ini :

  1. Brand Identity (identitas Merek) merupakan identitas fisik yang
    berkaitan dengan merek atau produk tersebut sehingga pelanggan
    mudah mengenali dan membedakannya dengan merek atau produk
    lain, seperti logo, warna, kemasan, lokasi, identitas perusahaan
    yang memayungi, slogan, dan lain-lain.
  2. Brand Personality (Personalitas Merek) adalah karakter khas
    sebuah merek yang membentuk kepribadian tertentu sebagaimana
    layaknya manusia, sehingga khalayak pelanggan dengan mudah
    membedakannya dengan merek lain dalam kategori yang sama,
    misalnya karakter tegas, kaku, berwibawa, nigrat, atau murah
    senyum, hangat, penyayang, berjiwa sosial, atau dinamis, kreatif,
    independen, dan sebagainya.
    Brand Association (Asosiasi Merek) adalah hal-hal spesifik yang
    pantas atau selalu dikaitkan dengan suatu merek, bisa muncul dari
    penawaran unik suatu produk, aktivitas yang berulang dan
    konsisten misalnya dalam hal sponsorship atau kegiatan social
    resposibility, berita yang sangat kuat berkaitan dengan merek
    tersebut, ataupun person, simbol-simbol dan makna tertentu yang
    sangat kuat melekat pada suatu merek.
  3. Brand Attitude and Behavior (Sikap dan Perilaku Merek) adalah
    sikap atau perilaku komunikasi dan interaksi merek dengan
    pelanggan dalam menawarkan benefit-benefit dan nilai yang
    dimilikinya. Attitude and behavior mencakup sikap dan perilaku
    pelanggan, aktivitas dan atribut yang melekat pada merek saat
    berhubungan dengan khalayak pelanggan, termasuk perilaku
    karyawan dan pemilik merek.
  4. Brand Benefit and Competence (Manfaat dan Keunggulan Merek)
    merupakan nilai-nilai dan keunggulan khas yang ditawarkan oleh
    suatu merek kepada pelanggan yang membuat pelanggan dapat
    merasakan manfaat karena kebutuhan, keinginan, mimpi, dan
    obsesinya terwujudkan oleh apa yang ditawarkan tersebut