Tahap-Tahap Keputusan Pembelian

Dalam suatu proses keputusan membeli, konsumen harus melalui
tahapan-tahapan yang baik dan benar. Dalam hal ini menurut Kotler dan
Amstong (2015:181) ada 5 (lima) tahapan yang dilalui konsumen dalam
membuat suatu keputusan pembelian terdiri dari:

  1. Tahapan pengenalan kebutuhan. Tahap awal dalam proses
    pembelian adalah menyadari kebutuhan. Saat pembeli mengalami
    perbedaan antara keadaan aktual dan sejumlah keadaan yang
    diinginkan. Kebutuhan itu dapat dipicu oleh stimulan internal ketika
    salah satu kebutuhan seperti rasa lapar, haus, seks naik ke
    tingkatan yang cukup tinggi sehingga menjadi pendorong.
  2. Tahap pencarian informasi. Konsumen dapat terdorong untuk
    mencari dan tidak juga mencari informasi tambahan. Jika dorongan
    konsumen cukup kuat dan mereka menemukan produk yang
    memenuhi kebutuhan mereka, kemungkinan besar mereka akan
    memutuskan untuk membelinya. Jika tidak, konsumen akan
    menyimpan kebutuhan-kebutuhan itu ke dalam ingatan atau
    mengerjakan pencarian informasi yang berhubungan dengan
    kebutuhan itu. Konsumen dapat memperoleh informasi dari berbagai
    sumber, yaitu:
    a. Sumber pribadi: Keluarga, teman, tetangga, dan rekan kerja
    b. Sumber komersial: Iklan, penjual, pengecer, bungkus, situs Web.
    c. Sumber pengalaman: Pemeriksaan, penanganan, penggunaan
    produk.
    d. Sumber publik : Media massa, lembaga pemberi peringkat.
  3. Pengevaluasian alternatif adalah tahap dimana konsumen
    menggunakan informasi untuk mengevaluasi berbagai merek
    alternatif dalam rangkaian pilihan. Konsumen menggunakan itungan
    yang cermat dan logis. Dalam kesempatan yang lain, konsumen
    hanya sedikit dan tidak melakukan evaluasi sama sekali, melaikan
    dengan cara lain yaitu membeli secara impulsif.
  4. Keputusan pembelian adalah tahap proses keputusan dimana
    konsumen secara aktual melangsungkan pembelian produk. Dalam
    9 tahap pengevaluasian, konsumen menata peringkat merek dan
    membuat kecenderungan (niat) pembelian. Umumnya akan
    menetapkan keputusannya pada merek yang paling disukai.
  5. Perilaku setelah pembelian adalah tahap keputusan konsumen dalam
    melakukan tindakan lebih lanjut setelah pembelian berdasarkan pada
    kepuasan atau ketidakpuasan mereka. Setelah membeli produk,
    konsumen akan merasa puas atau tidak puas dan akan masuk ke
    dalam perilaku konsumen setelah pembelian