Motivasi kerja adalah sebuah keinginan dan tindakan individu untuk
berubah ke arah yang lebih baik melalui dorongan dari diri sendiri. Salah satu
penjelasan teori motivasi menurut para ahli mengatakan menurut (Wibowo, 2008)
mengatakan bahwa “Motivasi merupakan dorongan terhadap serangkaian proses
perilaku manusia pada pencapaian tujuan. Sedangkan elemen yang terkandung
dalam motivasi meliputi unsur membangkitkan, mengarahkan, menjaga,
menunjukkan intesitas, bersifat terus menerus dan adanya tujuan.” Selanjutnya
(Mangkunegara, 2007) menjelaskan bahwa “motivasi adalah kondisi yang
menggerakan pegawai agar mampu mencapai tujuan dari motifnya”. Serta di
dalam motivasi kerja terdapat indikator Menurut Maslow dalam (Robbins, 2006)
mengatakan terdapat lima indikator yaitu:
a. Kebutuhan fisiologi, kebutuhan tersebut merupakan kebutuhan dasar dari
setiap manusia seperti rasa lapar, haus, perlindungan (pakaian, dan
perumahan), seks, dan kebutuhan jasmani lain.
b. Kebutuhan rasa aman, kebutuhan selanjutnya adalah rasa aman akan
perlindungan seperti perlindungan terhadap kerugian fisik dan emosional.
c. Kebutuhan sosial, kebutuhan selanjutnya adalah adanya hubungan
interaksi dengan orang lain seperti mencakup kasih sayang, rasa memiliki,
diterima baik, dan persahabatan.
d. Kebutuhan penghargaan, kebutuhan selanjutnya adalah keinginan untuk
selalu dihargai seperti status, pengakuan dan perhatian
e. Kebutuhan aktualisasi diri, kebutuhan yang terakhir adalah proses
pengembangan seseorang untuk menunjukan keahlian seperti
pertumbuhan, pencapaian potensi, dan pemenuhan kebutuhan diri.
Terdapat juga beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi kerja sendiri
menurut para ahli (Sinaungan, M 2003) mengatakan yaitu:
a. Pencapaian penyelesaian tugas yang berhasil berdsarkan pada tujuan dan
sasaran.
b. Perhargaan terhadap pencapaian tugas dan sasaran yang telah ditetapkan.
c. Sikap dan ruang lingkup pekerjaan.
d. Adanya peningkatan.
e. Adanya tanggung jawab.
f. Adanya administrasi dan manajemen serta kebijaksanaan pemerintah.
g. Supervisi.
h. Hubungan antar perorangan.
i. Kondisi kerja.
j. Gaji.
k. Status dan keamanan kerja
